Alexa Metrics

Komisi II DPR Apresiasi Reward and Punishment Kepala Daerah terkait Pilkada

Komisi II DPR Apresiasi Reward and Punishment Kepala Daerah terkait Pilkada Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

indopos.co.id – Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengapresiasi penerapan reward and punishment dari Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) terhadap calon kepala/wakil kepala daerah petahana yang menjalankan dan tidak patuh protokol kesehatan pada tahapan Pilkada (pemilihan kepala daerah) Serentak 2020.

Berdasarkan data yang dirilis Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Kastorius Sinaga, sampai Kamis (10/9/2020) Direkrur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik telah menerbitkan surat penghargaan kepada lima calon kepala daerah petahana yang mematuhi protokol kesehatan pada pelaksanaan tahapan Pilkada.

Mereka mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik, serta pada saat deklarasi ataupun saat pendaftaran bakal pasangan calon ke KPU (komisi pemilihan umum) setempat tidak membuat kegiatan yang menyebabkan kerumunan massa.

Selain itu, Kemendagri juga telah mengambil langkah tegas dengan menegur 72 calon kepala daerah petahana karena melanggar protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada.

“Kita juga sudah mengetahui daerah-daerah atau kepala daerah-kepala daerah yang perlu kita beri apresiasi dan mana kepala daerah-kepala daerah yang harus diberikan teguran. Kedepan kita harus menegakkan disiplin,” ujar Doli saat Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPR RI dengan Mendagri, KPU dan Bawaslu di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Dalam RDP tersebut, Mendagri menekankan tentang perlunya sosialisasi PKPU oleh jajararan KPUD dan Bawaslu Daerah tentang protokol kesehatan yang harus diterapkan sesuai Peraturan KPU (PKPU) di daerah-daerah masing dengan melibatkan seluruh stakeholder penyelenggara pemilu termasuk peserta konstestan dan pengurus parpol pengusung di daerah Pilkada.(rmn)



Apa Pendapatmu?