Alexa Metrics

Polisi Gadungan Diringkus Aparat, Sempat Kelabui Para Korban

Polisi Gadungan Diringkus Aparat, Sempat Kelabui Para Korban polisi-gadungani

indopos.co.id – Tiga tersangka, salah satunya polisi gadungan dilengkapi bersenjata laras panjang palsu (mainan). Kepada para korbannya, polisi palsu itu mengaku aparat di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dia pun berhasil merampok para korban.

“Namun ketiga tersangka ini kami ringkus di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur,” tegas Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono, Jumat (11/9/2020).

Ketiga tersangka yakni yang mengaku polisi gadungan berpangkat Brigadir R. Bagja Gunawan, 29, dan dua pengikutnya tersangka Arif, 29, dan Otniel Marimbun, 23, menunduk malu. Sebab, dalam aksinya tersebut, tersangka Bagja Gunawan pun ternyata membohongi dua tersangka lainnya dalam merampok para korbannya. “Ya, kepada kami, Bagja mengaku Polisi beneran mau menangkap anak-anak muda yang sedang nongkrong Pak,” ungkap tersangka Otniel tertunduk malu.

Selanjutnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono menerangkan, modus ketiga tersangka ini dengan menggunakan mobil Suzuki Ertiga sewaan memberhentikan orang-orang yang sedang kumpul terutama remaja yang kongkow kemudian menangkapnya.

“Saat menangkapnya mereka menyita kendaraan dan menyuruhnya mengambil di Polsek Pasar Minggu namun dicek oleh korban tidak ada, kejadian para tersangka ini bukan hanya di Pasar Minggu tetapi pernah mengaku juga di wilayah lainnya. Laporan polisinya ternyata banyak sudah sembilan kali di Bekasi Kota dan Kepolisian Jakarta Pusat,” tandas kapolres.

Dia juga menambahkan, pihaknya mengamankan seragam polisi, sepatu boots dari Bagja untuk mengelabui korban. Senjata laras panjang milik tersangka merupakan senjata palsu atau mainan. “Senjata mainan ini,” ungkapnya.

Polisi mengendus keberadaan tersangka setelah melakukan penyelidikan dan menangkap Merdeka di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. “Kami tangkap ketiganya di Pondok Bambu. Satu orang merupakan residivis kasus yang sama dengan kasus penipuan seorang wanita,” tegasnya.

Petugas juga menemukan barang bukti tiga sepeda motor milik korban yang dirampas dengan mengaku sebagai anggota Kepolisian itu. Alhasil, ketiga tersangka diganjar Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman 9 tahun penjara. (ibl)



Apa Pendapatmu?