Alexa Metrics

Mobilitas Warga Harus Dibarengi Penerapan Protokol Kesehatan

Mobilitas Warga Harus Dibarengi Penerapan Protokol Kesehatan protokol kesehatan 1
indopos.co.id – Protokol kesehatan wajib dijalankan dengan disiplin. Karena penerapan protokol kesehatan bisa membantu pengendalian penularan Covid-19. Hal itu disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisamito.
“Mobilitas warga tidak akan meningkatkan kasus Covid-19 apabila dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Jadi kalau sampai mobilitas itu meningkatkan kasus itu artinya protokol kesehatannya tidak dijalankan. Kalau di menjalankan protokol kesehatan enggak seperti ini,” ujat Wiku, Sabtu (12/9/2020).
Wiku mengatakan, disiplin menerapkan protokol kesehatan tidak hanya pada saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan. Karena, ketika PSBB dicabut, penularan kasus Covid-19 akan kembali terjadi jika tidak dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan.
“Jadi yang penting itu disiplin mau PSBB, tidak PSBB kalau kita disiplin kasusnya akan terkendali,” katanta.
Pada kesempatan terpisah, Pakar Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Iwan Ariawan mengatakan, ada korelasi antara pergerakan (mobilitas) penduduk dengan tingginya penambahan kasus positif Covid-19.
Jika mobilitas penduduk tinggi di suatu waktu, jumlah kasus Covid-19 semakin banyak pada waktu tersebut.
“Kita lihat ada korelasi antara pergerakan penduduk dengan jumlah kasus. Artinya semakin banyak penduduk bergerak, jumlah kasus Covid-19 itu makin banyak pada hari itu,” ujar Iwan dalam talkshow bersama Satgas Penanganan Covid-19 yang ditayangkan secara daring di kanal YouTube BNPB, Jumat (10/9/2020) lalu. (wok)



Apa Pendapatmu?