Alexa Metrics

Besok, PSBB DKI Jakarta Diumumkan

Besok, PSBB DKI Jakarta Diumumkan Di era PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Transisi DKI Jakarta beberapa fasilitas mulai beroperasi kembali dan salah satunya adalah mal yang mulai dibuka kembali pada Senin (15/6/2020), dengan prosedur kebersihan dan keamanan pengunjung sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan guna mendukung kebijakan pemerintah pada masa transisi menuju era normal baru. Foto: Adrianto/INDOPOS

indopos.co.id – Kepastian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dilakukan di Provinsi DKI Jakarta diputuskan besok Minggu (13/9/2020).

“Untuk PSBB yang sudah diumumkan oleh Gubernur DKI secara resmi besok akan disampaikan kepada media pukul 13.00 WIB,” kata Ketua Satuan Tugas 9Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo dalam konferensi pers secara virtual dari RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, Sabtu (12/9/2020).

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pada Rabu (9/9/2020), Ibu Kota Indonesia akan kembali menerapkan kebijakan PSBB secara lebih ketat. Kebijakan tersebut kemudian menuai pro-kontra di kalangan pejabat pemerintahan dan belum jelas mengenai kepastiannya.

Doni menjelaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama dengan Satgas Penanganan COVID-19 masih membahas mengenai kepastian PSBB DKI.

Doni menegaskan bahwa pemerintah lebih mengutamakan kesehatan masyarakat dan tidak menginginkan lebih banyak lagi tenaga kesehatan yang gugur dalam penanganan pandemi COVID-19.

“Kita berupaya semaksimal mungkin, bekerja sama agar upaya pencegahan ini menjadi tujuan utama kita. Komunitas perlu menjadi ujung tombak, garda terdepan, jangan biarkan dokter dan rumah sakit jadi garda utama. Mereka harus jadi benteng terakhir agar kita bisa menyelamatkan tenaga dokter dan lainnya para perawat, kita tidak ingin kehilangan lebih banyak lagi,” kata Doni.

Doni menerangkan terdapat 67 rumah sakit COVID-19 di DKI Jakarta. Dari sejumlah tersebut sebanyak tujuh RS kapasitas ruang ICU-nya penuh 100 persen dan sisa tempat tidur yang tersedia sudah terbatas.(ant/rmn)



Apa Pendapatmu?