Alexa Metrics

Saran Buat Anies, Lockdown Balai Kota

Saran Buat Anies, Lockdown Balai Kota Ilustrasi: Balai Kota DKI Jakarta.

indopos.co.id – Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar me-lockdown Balai Kota DKI Jakarta. Hal itu untuk mengantisipasi agar lingkungan kerja tersebut tidak menjadi cluster penyebaran COVID-19.

Terlebih, sambung Sugiyanto, menyusul kabar bahwa Sekda DKI Jakarta Saefullah positif terinfeksi Virus Corona. “Sekda itu memiliki peran yang sentral dalam sistem pemerintahan daerah, termasuk pemerintahan provinsi, karena tugasnya adalah membantu kepala daerah dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan, administrasi, organisasi dan tata laksana, serta memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh perangkat daerah provinsi,” ujar dia.

Dengan adanya fakta tersebut, maka tidak berlebihan jika Gubernur Anies Baswedan menutup atau me-lockdown Balai Kota DKI selama tiga hari hingga seminggu untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

Selain itu, Tim Gugus Tugas COVID-19 dan Dinas Kesehatan hendaknya melakukan tracing (penelusuran) minimal hingga 50 orang yang melakukan kontak dengan Sekda Saefullah setelah dinyatakan positif COVID-19, lalu melakukan swab test, juga kepada gubernur dan wagub.

Ia juga mengingatkan, kasus positif COVID-19 yang dialami Sekda mengindikasikan kalau Balai Kota bisa menjadi cluster penularan. “Me-lockdown adalah pilihan pahit yang harus diambil Anies. Tapi ini juga menjadi ujian bagi dia apakah dia dapat konsisten dalam memerangi COVID-19 dan memutus mata rantai penyebaran virus itu,” tegas Sugiyanto.

Sugiyanto berharap, Anies tidak ragu untuk me-lockdown balai kota. Apalagi karena Anies sendiri terpaksa harus menerapkan lagi PSBB Ketat. (rul)



Apa Pendapatmu?