Alexa Metrics

PSBB Jakarta, Sepuluh Kawasan Sepeda Ditiadakan

PSBB Jakarta, Sepuluh Kawasan Sepeda Ditiadakan

indopos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan kembali 10 kawasan khusus pesepeda (KKP) di lima wilayah. Itu sebagai tindak lanjut kebijakan penarikan rem darurat (emergency brake policy) dengan menetapkan PSBB Jakarta hari ini.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo, mengatakan kebijakan itu untuk menekan angka penularan COVID-19. ”Pelaksanaan kawasan khusus pesepeda mulai 13 September 2020 ditiadakan,” tegas Syafrin

Syafrin menegaskan tidak boleh disepelekan masyarakat menghindari kerumunan dapat menjadi sumber penularan. Oleh karena itu, tetap di rumah masih menjadi pilihan terbaik saat ini. ”Hindari berkumpul menimbulkan kerumunan. Tetap laksanakan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Ingat dan laksanakan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” tegasnya.

Sementara itu, kawasan bersepeda di Jakarta Timur kembali ditutup imbas penularan COVID-19. ”Dua kawasan bersepeda kita tiadakan Jalan Raden Inten Raya dan kawasan Banjir Kanal Timur (BKT),” ucap Kepala Satpol PP Kecamatan Duren Sawit, Jariman.

Meski petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur telah menyosialisasikan peniadaan kawasan bersepeda, namun sejumlah pengguna dan warga berniat olahraga ke lokasi terus berdatangan. Petugas Satpol PP berkeliling kawasan untuk menegur warga agar berolahraga di rumah masing-masing.

Petugas juga membuka akses jalan untuk lintasan pengendara sepeda motor maupun mobil. ”Sesuai arahan pimpinan, kawasan bersepeda yang juga ditiadakan untuk sementara ini ada di sepuluh lokasi di DKI Jakarta, dua di kita (Jakarta Timur),” katanya.

Sejumlah pesepeda di kawasan BKT menyambut positif kebijakan tersebut. ”Sebenarnya olahraga bisa dilakukan di mana saja tanpa harus do kawasan khusus pun bisa,” kata pengendara sepeda, Daryanto, 51.

Daryanto melintas di kawasan BKT bersama rombongan dari kawasan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. ”Niatnya mau jalan-jalan aja sama bapak-bapak kompleks rumah. Ini kegiatan rutin kita setiap hari Minggu,” katanya. (ash)



Apa Pendapatmu?