Hadapi Dilema PSBB, APJI DKI: Utamakan Kesehatan

indopos.co.id – Meningkatnya penyebaran virus Covid-19 tidak kunjung memberi berita baik bagi warga Jakarta. Hal ini membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk kembali memperketat pemberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Langkah tersebut diambil secara darurat untuk menekan angka penularan Covid-19 di kawasan DKI Jakarta yang meningkat tajam beberapa hari terakhir.

Tentu saja pembatasan ini akan menekan dunia usaha dan akan berpengaruh pada perekonomian Jakarta dan ekonomi nasional. Pelaku usaha dilema dan pilihan sulit di masa pandemi Covid-19. Dimana faktor kesehatan jiwa raga adalah penopang sektor ekonomi, sosial, keamanan dan ketahanan negeri.

Namun, di sisi lain beraktifitas di luar rumah juga berisiko tinggi dalam penyebaran virus yang tidak kunjung menurun.
Dalam kondisi ini, Ketua Umum APJI DPD DKI Jakarta sebagai organisasi independen yang menghimpun para anggota untuk lebih kompeten dan tangguh dalam usaha APJI mengajak para anggota untuk memahami tantangan yang dihadapi pengusaha jasa boga agar bisa tetap eksis dan bersaing di masa mendatang.

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa hampir di setiap sisi jalan saat ini kita dapat dengan mudah menemukan pengusaha bisnis kuliner – baik raksasa ritel maupun pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

APJI DKI Jakarta mengimbau seluruh lapisan masyarakat terutama pengusaha yang bergerak di bidang jasa boga untuk selalu mengutamakan kesehatan dengan mematuhi protokol covid-19 tanpa pengecualian, menambah kualitas kesehatan dan kualitas makanan yang disajikan dan dikonsumsi.

Baca Juga :

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum APJI DPD DKI Jakarta, Tashya Megananda yang mengimbau anggota APJI dan seluruh pengusaha kuliner untuk menyempurnakan kembali protokol Covid-19. “Mari kita sama-sama menekan penyebaran virus, lengkapi diri dan tempat usaha dengan proses sterilisasi dan sanitasi yang bisa dibeli ataupun dibuat secara natural dan hal ini sepatutnya dilakukan secara berkala dan menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya. (mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.