Alexa Metrics

Erwin Aksa Putus Kerja Sama dengan Polmark Indonesia

Erwin Aksa Putus Kerja Sama dengan Polmark Indonesia Presiden Komisaris Bosowa Corporation, Erwin Aksa

indopos.co.id – Tim Munafri Ariefuddin-Rahman Bando membuat keputusan mengejutkan dengan mem-blacklist lembaga survei Polmark Indonesia bentukan Eep Saefulloh Patah. Gara-garanya CEO Polmark Indonesia dinilai membuat pernyataan mengingkari dan tidak mengakui hasil surveinya sendiri.

“InsyaAllah kita sudah melakukan pergantian pemain. Kami nyatakan bahwa Polmark tak sesuai komitmen,” kata pengendali tim, Erwin Aksa, Senin (14/9/2020).

Sebelumnya Eep Saefulloh Fatah membantah sebaran hasil survei Pilwalkot Makassar tahun 2020 yang membawa bendera Lembaga Survei Polmark Indonesia.

Dimana dalan hasil survei tersebut, ada empat bakal pasangan calon yang elektabilitasnya di ekspose, yakni Munafri Arifuddi-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman dengan hasil survei 31,7 persen, Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (ADAMA) 26,8 persen, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan) dan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun (None-Zunnun) 3,4 persen.

Eep Saefulloh tegas membantah bahwa sebaran tersebut bukan dari Survei Polmark Indonesia.

Bantahan Eep akhirnya menjadi bola liar. Banyak yang menyebut bahwa survey tersebut hoaks, padahal tim APPI-Rahman mengklaim punya data lengkap survei terbaru.

Terungkap juga lembaga tersebut bekerja sama dengan tim APPI-Rahman dalam sebuah kerja sama yang diteken 10 Juli 2020 oleh direktur riset Polmark Indonesia Eko Bambang Subiantoro. “Yang ngaco itu mereka. Kita heran saja,” terang Erwin singkat.

Eep yang dikonfirmasi wartawan secara terpisah tak mau berkomentar banyak. Dia mengatakan, komentar sebelumnya itu såja. “Saya nggak bersedia kasih komen apapun selain penjelasan yang sudah saya buat itu, mohon dihormati,” kata Eep. (yay)



Apa Pendapatmu?