Alexa Metrics

Tangsel Zona Merah, Berlaku Jam Malam

Tangsel Zona Merah, Berlaku Jam Malam Foto: ilustrasi

indopos.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengaku jika zona kuning penularan COVID-19 kini berubah menjadi zona merah. Hal itu dikarenakan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan terus merosot.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan, faktor yamg menyebabkan perubahan zona kuning menjadi merah itu disebabkan penurunan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Yakni tidak menjaga jarak dan tidak mengenakan masker saat berkegiatan.

“Makanya ini yang jadi keprihatinan kami. Dari BNPB Tangsel ini kembali menjadi zona merah lagi. Ya sangat turun perhatian warga akan penerapan protokol kesehatan,” ujar dia saat dijumpai di Puspemkot Tangsel, Senin (14/9/2020).

Dari hasil evaluasi Gugus Tugas COVID-19 Tangsel, kata Benyamin, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan berada di bawah 80 persen. Hal ini terjadi di lingkungan tempat tinggal, perkantoran hingga pusat perbelanjaan. Padahal sebelumnya angka kepatuhan masyarakat itu berada pada kisaran angka 85 persen.

“Memang hasil evaluasi kami, kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan sekarang menjadi 78 persen. Karena itu juga penularan COVID terjadi. Pertambahan pasien ini juga yang buat zonanya ditingkatkan ke merah,” papar dia.

Menurut dia, wilayah Tangsel tingkat risiko penularan tinggi. Alasannya, jumlah pasien positif Corona di beberapa kecamatan alami kenaikan. Karena itu, diberlakukan jam malam dan denda bagi pelanggar PSBB. (cok)



Apa Pendapatmu?