Alexa Metrics

Hentikan Kunker DPRD

Hentikan Kunker DPRD Ilustrasi. Gedung DPRD DKI Jakarta.

indopos.co.id – Pimpinan DPRD DKI Jakarta diminta menghentikan semua kunjungan kerja (kunker) selama COVID-19 demi meminimalkan penyebaran wabah di kalangan politisi Kebon Sirih.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura DKI Mohamad Ongen Sangaji mengatakan, kunker tersebut bisa dibatalkan meski jadwalnya sudah diatur dan ditetapkan dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI. “Saya minta pimpinan dewan ambil sikap batalkan kunker hingga akhir tahun ini,” ujar dia di Jakarta, Senin (14/9/2020).

Menurut Ongen, penghentian kunker DPRD DKI hingga akhir tahun ini untuk kebaikan bersama agar virus tidak terus menyebar. “Warga Jakarta dilarang ke luar. Tetapi, dewannya malah tidak demikian. Harusnya ikut bekerjasama juga dukung program pemerintah,” ucap dia.

Ongen menegaskan, DPRD DKI sebagai wakil rakyat juga memiliki tanggungjawab terhadap warga ibu kota. Sehingga tidak menimpakan persoalan itu kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Terlebih Jakarta sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Lebih baik, uang kunker direalokasi untuk penanganan COVID-19 di Jakarta. Daripada untuk kunker hanya bebani keuangan Pemprov DKI dan mubazir juga,” kata dia.

Ongen mengingatkan hingga 13 September 2020, total pasien positif COVID-19 di Jakarta secara keseluruhan sebanyak 53.761 orang. Dari angka itu, 12.174 pasien positif masih dirawat atau isolasi, 1.404 meninggal dan 40.183 orang dinyatakan sembuh. “Sebagai anggota DPRD DKI, harusnya peka dengan kondisi ini,” ucap dia.

Seperti diketahui, anggaran kunker DPRD DKI dalam APBD DKI 2020 untuk seluruh alat kelengkapan dewan hingga akhir tahun dengan nilai mencapai Rp82,9 miliar. (ant/rul)



Apa Pendapatmu?