Alexa Metrics

Luis Suarez Tinggalkan Barcelona dengan Gundah Gulana

Luis Suarez Tinggalkan Barcelona dengan Gundah Gulana

indopos.co.id – Nama Luis Suarez tak ada di list pemain Barcelona tatkala tim Catalan ini beruji coba melawan Gimnastic de Tarragona Minggu dini hari (13/9)/ . Barca menang 3-1. Bahkan batang hidung Suarez juga tak kelihatan dalam latihan terakhir tim.

Entah pergi ke mana pemain Uruguay itu. Tetapi fakta itu menunjukkan bahwa pelatih Ronald Koeman benar-benar sudah melupakannya. Semula sempat terbersit harapan Suarez bisa saja kembali seiring dengan Messi yang bertahan. Ternyata, bersitan keinginan itu tidak kesampaian.

Pelatih asal Belanda itu meminta Suarez mencari klub baru. Suarez sudah patuh. Setelah dihubungkan dengan Juventus, belakangan Suarez malah memilih merapat ke Atletico Madrid.

Padahal Suarez sebetulnya sudah punya kesepakatan bergabung dengan Juventus. Sayangnya, masih ada urusan yang belum beres dengan Barcelona. Suarez ingin gajinya untuk satu tahun tersisa  itu dibayar saat ia meninggalkan Camp Nou. Barcelona menolaknya. Seribu satu alasan dicari agar jangan sampai Barca memberikan kompensasi kepada mantan ‘’abdi dalem’’-nya sendiri.

Hingga Minggu dini hari, belum jelas titik penyelesaiannya. Media massa Spanyol berharap Barcelona berlaku santun kepada pemainnya. Bahkan, perilaku santun itu harus menjadi kewajiban dua bela pihak. Klub memang di atas segala-galanya. Kedudukannya jauh di atas pemain, termasuk Lionel Messi sekalipun.

Tetapi dalam kasus Suarez, Barcelona tidak bisa bersikap seenaknya sendiri. Kasarnya, Barca yang mengusir Suarez dari Camp Nou. Oleh karena itu, Barcelona harus konsekuen dan memenuhi kewajibannya. Jangan sampai sedikit-sedikit karena alasan Covid-19 lalu melalaikan kewajiban.

Ingat! Suarez tidak bisa dipisahkan dengan keberhasilan Barcelona.  Semenjak bergabung pada 2014, Suarez bermain dalam 94 pertandingan dan menyumbangkan 85 gol. Dengan demikian, namanya tidak bisa dipisahkan dari tim utama.

Memang benar dia telah melakukan kesalahan, tetapi apa yang telah dia berikan kepada Barcelona tidak dapat diragukan lagi. Tidak ada yang boleh lupa bahwa dia adalah pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah Barcelona.  Suarez patut dihormati. Blaugrana sangat ingin dia pergi. Oleh karena itulah mereka menekannya dengan segala cara. Barcelona harus berhati-hati karena jika tali mengencang dan putus, Suarez masih bisa saja memutuskan untuk bertahan. Padahal Suarez ingin déjà feliz atau meninggalkan klub dengan perasaan gembira.

Beberapa hari lalu Bartomeu mengatakan bahwa para pemain tersebut harus diberi perpisahan yang layak. Sayangnya, Bartomeu tidak konsekuen dengan kata-katanya. Dia justru mengakhiri ujung-ujung waktu mereka di Barcelona dengan cara yang pahit dengan senyuman kecut dan irse inejado atau wajah murka.

Kalau masalah pribadi dengan pemain yang pergi tidak diselesaikan dengan baik, kian lengkap pula daftar kebobrokan rezim manajemen Josep Maria Bartomeu di Camp Nou. Ia menambah preseden buruk sebelum masa bakti kepengurusannya berakhir pada 21 Maret 2021. (*)



Apa Pendapatmu?