Alexa Metrics

Belasan Warga Jadi Korban Banjir Bandang Desa Biga di Sulteng

Belasan Warga Jadi Korban Banjir Bandang Desa Biga di Sulteng BERI PERTOLONGAN – Warga memindahkan barang usai banjir bandang di Desa Biga, Kecamatan Tomini, Sulawesi Tengah, Selasa (15/9/2020). Foto: istimewa

indopos.co.id – Banjir bandang melanda wilayah Desa Biga, Kecamatan Tomini, Sulawesi Tengah, Selasa (15/9/2020). Kendati tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tiga rumah warga di desa itu mengalami kerusakan berat.

”Banjir bandang ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi sehingga debit air Sungai Tomini meluap. Tiga rumah yang berada di Desa Biga mengalami rusak berat. Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, ” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati dalam keterangan persnya Selasa (15/9/2020).

Raditya mengatakan data sementara 3 KK atau 17 jiwa terdampak akibat kejadian ini. Saat itu juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) ke lokasi terdampak. ”Tim melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi setempat. Personel yang telah berada di lokasi ikut membantu warga dalam pembersihan material lumpur di ruang umum,” jelas Raditya.

Sementara itu, BPBD melaporkan genangan telah surut sedangkan cuaca di sekitar lokasi terdampak tampak mendung. TRC BPBD Parigi Moutong masih melakukan penilaian kebutuhan untuk membantu keluarga terdampak. “Kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga terdampak berupa logistik makanan dan selimut,” ujar Ucok Sinambela, personel TRC BPBD.

Sementara itu, prakiraan cuaca pada esok hari (16/9) di wilayah Sulawesi Tengah, BMKG menginformasikan wilayah yang berpotensi hujan dengan disertai kilat atau petir dan angin kencang. ”Masyarakat diimbau untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi ancaman banjir maupun tanah longsor yang mungkin terjadi. Kenali tanda-tanda alam yang dapat memicu bencana tersebut, seperti hujan dengan intensitas tinggi dan berdurasi lama,” pungkasnya. (dai)



Apa Pendapatmu?