Tolak Raperda Eksekutif, PAN DKI Jadi Kekuatan Penyeimbang Anies

indopos.co.id – Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bampeperda) dari Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Lukmanul Hakim mengatakan, pihaknya menolak Raperda yang diusulkan pihak eksekutif, dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta, khususnya Raperda tentang Pencabutan Perda Nomor 11/2014 tentang Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta.
Baca Juga :
Menurut Lukman, Perda Nomor 11/2014 itu tidak perlu dicabut dan dijadikan Pergub, karena selama ini sudah berjalan baik.
Baca Juga :
“Fraksi PAN menyarankan, Gubernur Anies cukup melakukan revisi saja perda yang ada. Jangan sampai dicabut dan berubah menjadi Pergub,” ujar Lukman, saat diwawancarai wartawan melalui sambungan telpon, Rabu (16/9/2020).
Lukman menjelaskan, jika Perda Nomor 11/2014 dicabut dan berubah menjadi Pergub, dikhawatirkan akan menjadi lemah pada saat Gubernur Anies Baswedan sudah tidak menjabat lagi. “Kami takut nanti Pergubnya tidak akan dijalankan jika Gubernur ya ganti. Atas dasar itulah Fraksi PAN menolak usulan Raperda yang diusulkan Pemprov itu,” katanya.
Selain itu, kata Lukman, pihaknya melihat sejauh ini tidak ada masalah sama sekali dengan Perda Nomor 11/2014. Bahkan, Pengelolaan Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta sangat bagus di bawah kepemimpinan Gubernur Anies. “Jadi tak perlu lah dirubah-rubah. Sudah, jalankan saja karena memang sudah baik,” katanya.
Saat ditanya, apakah penolakan dari PAN terhadap usulan Raperda itu karena adanya persoalan atau miskomunikasi antara Gubernur Anies dengan DPW atau DPP PAN, Lukman menepis hal itu. “Tidak ada itu. Kami tetap mendukung program-program Gubernur Anies kok,” kilahnya.
Ketika ditanya lagi, apakah selama memimpin Anies memberikan kontribusi yang besar pada PAN DKI, Lukman juga mengelak hal itu. Menurutnya, dukungan PAN pada Anies murni karena untuk kepentingan masyarakat.”PAN tulus dan tidak mengharapkan apapun. Kami mendukung, selama itu untuk kepentingan masyarakat. Namun, kalau ada program yang menyimpang, kami Juga tetap akan mengingatkan,” tandasnya. (wok) 

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.