Alexa Metrics

Rekaman Video Antrean Ambulan di Depan RSD Wisma Atlet Karena Proses Registrasi

Rekaman Video Antrean Ambulan di Depan RSD Wisma Atlet Karena Proses Registrasi Antrean ambulan di depan RSD Wisma Atlet. Foto: Istimewa

indopos.co.id – Rekaman video berdurasi enam detik yang viral sejak Selasa malam (15/9/20) yang memperlihatkan mobil mobil ambulan membawa pasien COVID-19 nampak berbaris antre di depan Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran akhirnya diklarifikasi otoritas yang berwenang.

Wakil Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) RSD Wisma Atlet Brigjen TNI M Saleh mengatakan, antrean semacam ini sudah biasa terjadi dan dikarenakan proses registrasi. Ia menjelaskan, proses registrasi sebenarnya tak memakan waktu yang lama. Namun, untuk pasien berkategori Orang Tanpa Gejala (OTG) saat ini terkendala fasilitas yang terbatas.

”Jadi bukan panjang (antrean). Itu antrean untuk daftar registrasi saja,” ujar Saleh saat dikonfirmasi wartawan. Sebenarnya (proses registrasi) itu tidak lama. Cuma kalau yang OTG dia (RSD, red) fasilitasnya terbatas, karena IGD-nya juga sempit,” terang Saleh, Rabu (16/9/2020).

Ia juga menjelaskan, jumlah pasien COVID-19 yang dirujuk ke RSD Wisma Atlet memang lumayan banyak. Bahkan dalam sehari menurutnya, jumlah pasien yang dirujuk dari berbagai Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) di DKI Jakarta bisa mencapai 100 orang.

Sementara itu, Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, pasien COVID-19 yang dirawat di RSD Wisma Atlet memang bertambah 112 orang per Rabu (16/9/20). Padahal menurutnya, biasanya, pertambahan pasien harian tidak pernah mencapai 100 orang.

Ia menjelaskan, semua pertambahan pasien per hari ini merupakan kasus positif COVID-19. Dan ia memastikan sudah tidak ada lagi pasien suspek yang masih dirawat di RSD Wisma Atlet.

”Kemarin pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet berjumlah 1.628 orang. Namun hari ini pasien rawat inap bertambah 112 orang menjadi 1.740 orang, terdiri dari 892 pria dan 848 wanita,” kata Aris dalam keterangan persnya, Rabu (16/9/2020).

Untuk diketahui, sejak RSD Wisma Atlet dibuka pada 23 Maret 2020, hingga 16 September 2020 pasien terdaftar di RSD Wisma Atlet sudah mencapai 15.309 orang. Sedangkan, pasien yang dirujuk ke rumah sakit lain untuk penanganan lebih lanjut berjumlah 280 orang. Di sisi lain, pasien yang telah dinyatakan sembuh dan dibolehkan pulang ke rumah sebanyak 13.217 orang, keluar tanpa izin satu orang, dan meninggal dunia lima orang. (ind)



Apa Pendapatmu?