Alexa Metrics

Positif COVID-19 Tembus 1.505 Kasus

Positif COVID-19 Tembus 1.505 Kasus Ilustrasi

indopos.co.id – Konfirmasi positif COVID-19 di Jakarta sebanyak 1.505 kasus dan merupakan hasil dari gabungan beberapa hari uji usap (swab test), Rabu (16/9/2020). Dengan angka tersebut, jumlah total kasus akibat paparan Virus Corona adalah 58.458 kasus, bertambah sangat signifikan dari sebelumnya sejumlah 56.953.

Data Pemprov DKI Jakarta, pertambahan sebanyak 1.505 kasus itu, di atas pertambahan kasus sepekan terakhir. Bahkan, selama pandemic, seperti Selasa (15/9/2020) sebanyak 1.027 kasus, Senin (14/9/2020) sebanyak 1.062 kasus, Ahad (13/9/2020) sebanyak 1.492 kasus, dan Jumat (11/9/2020) sebanyak 1.034 kasus.

Kemudian pada Kamis (10/9/2020) sebanyak 1.450 kasus, Rabu (9/9/2020) sebanyak 1.026 kasus, serta Sabtu (12/9/2020) sebanyak 1.440 kasus. Akan tetapi, walau penambahan pada Rabu ini sebanyak 1.505 ini merupakan pertambahan kasus terbanyak, tapi penambahan pada Sabtu (12/9/2020) sebanyak 1.440 kasus, adalah pemegang rekor kasus positif terbanyak yang didapatkan dari hasil tes yang hanya dilakukan satu kali (tanggal 11 September 2020).

Sementara pertambahan 1.505 kasus Rabu ini, terdiri dari sebanyak 1.003 kasus positif merupakan hasil pemeriksaan pada 6.951 spesimen pada Selasa (15/9/2020), kemudian 502 kasus lainnya merupakan kasus dari tanggal 12, 13 dan 14 September 2020, yang baru dilaporkan Rabu ini. Untuk tes yang dilaporkan pada Rabu ini 6.951 spesimen, sebanyak 5.561 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.003 positif dan 4.558 negatif.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia di Jakarta, menerangkan bahwa sampai dengan 15 September 2020, sudah ada 856.945 sampel (sebelumnya 849.994 sampel) yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium. “Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 73.665. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 59.572,” ujar dia.

Dwi menjelaskan, jumlah kasus aktif yang terpapar penyakit pneumonia akibat Virus Corona jenis baru (COVID-19) itu di Jakarta saat ini, sebanyak 12.709 orang (bertambah 530 dari sebelumnya 12.179 orang) yang masih dirawat/isolasi.

Dari jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta pada Rabu, sebanyak 58.458 kasus, ada 44.251 orang dinyatakan telah sembuh (bertambah 945 dibanding hari sebelumnya 43.306 orang). Sedangkan 1.498 orang (bertambah 30 dibanding sebelumnya 1.468) meninggal dunia. Dalam persentase, tingkat kesembuhan di Jakarta adalah 75,7 persen (sebelumnya 76,0 persen) dan tingkat kematian 2,6 persen (sama seperti sebelumnya).

Untuk “positivity rate” atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta setelah penambahan Rabu ini, sebesar 13,8 persen (sebelumnya 13,4 persen), sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 7,5 persen (sebelumnya 7,4 persen). WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari lima persen. (ant/rul)



Apa Pendapatmu?