Moblis UMKM Mokasi Dorong Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi COVID-19

indopos.co.id – Didampingi Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkunjung di SMK MODEL PGRI 1 Mejayan. Mereka meninjau percobaan penyelenggaraan pendidikan new normal dan pembangunan gedung industri mobil listrik (Moblis) UMKM Mobil Kampung Pesilat (Mokasi) hasil inovasi dan kreativitas peserta didik SMK MODEL PGRI 1 Mejayan.

Khofifah mengapresiasi mobil listrik UMKM Mokasi buatan siswa SMK MODEL PGRI 1 Mejayan. Pasalnya, moblis tersebut bisa membantu pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi covid-19.

“Kami apresiasi pembuatan Moblis UMKM Mokasi. Ke depan kami dukung untuk pengembangan mobil listrik ini,” ungkap Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (19/9).

Sementara itu, Kepala SMK Model PGRI 1 Mejayan Sampun Hadam menyebutkan, ada empat Moblis yang berhasil dibuat dan tiga di antaranya dipesan oleh SMK PGRI 13 Surabaya. Moblis UMKM Mokasi dari sisi teknologi, menurutnya sudah mengalami peningkatan. Baik pada sistem suspensi hingga body mobil.

Baca Juga :

“Ini (peningkatan) kami sesuaikan dengan kebutuhan. Dan langsung di bawah bimbingan PT Reka GLobal Jasa, salah satu anak perusahaan PT Inka Madiun,” terangnya.

Ia menjelaskan, Moblis UMKM Mokasi dijual secara lengkap dengan paket usaha UMKM seperti Mokasi Food yang terdiri dari Mokasi Nasi Pecel, Mokasi Varian Bakso, Mokasi Nasi Goreng dan Mokasi drink. Lalu paket Mokasi Mart, paket Mokasi jasa engineering dan electrical.

Baca Juga :

“Moblis UMKM Mokasi dijual secara franchise mulai harga Rp25 juta sesuai dengan pilihan paket usaha yang diinginkan. Dan didukung oleh “Start Up Mokasi” sebagai wujud pasar online dari produk Mobil Listrik UMKM Mokasi,” bebernya.

Ia berharap, Moblis UMKM Mokasi menjadi bagian dari pengembangan ‘jobsheet’ praktik SMK di Jawa Timur. Baik dalam pembuatan komponen hingga perawatan mekanik secara rutin oleh SMK negeri dan wasta se-Jawa Timur.

Lebih jauh ia menerangkan, SMK Model PGRI 1 Mejayan bekerja sama dengan PT Reka Global Jasa untuk perakitan komponen Moblis UMKM Mokasi. Pihak sekolah telah memilih 30 siswa dan 5 guru untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) di perusahaan tersebut. Seperti desain, cutting, welding, quality control dan menejemen produksi.

“Untuk pengurusan legal kami telah membentuk tim khusus untuk berkoordinasi dengan Bakorwil Madiun, Dinas Perhubungan Jawa Timur, Pemda Madiun dan PT Reka Global Jasa,” katanya.

Sampun menuturkan, wujud konkret dari pengabdian SMK dan UMKM bisa membangkitkan ekonomi masyarakat. Dan meningkatkan keterampilan siswa SMK dan semangat kewirausahaan bagi lulusannya.

“Kehadiran Gubernur Jawa Timur menjadi support bagi kami untuk menyelesaikan pesanan Mobil Listrik UMKM Mokasi yang berjumlah 186 unit mobil,” tuturnya.
(mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.