Kasus Kematian per Pekan Akibat COVID-19 Naik 18,9 Persen

Indopos.co.id – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menunjukkan data perkembangan kasus positif COVID-19 per pekan secara nasional meningkat sebesar 8,4 persen. Sedangkan kasus kematian naik sebesar 18.9 persen.

”Jumlah kasus positif COVID-19 mengalami kenaikan 8,4 persen selama sepekan terakhir ini,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (22/09/2020).

Baca Juga :

Vaksin Flu

Wiku Adisasmito mengatakan bahwa 5 kenaikan kasus tertingginya yaitu Jawa Barat naik sebesar 594 orang, Banten naik 492 orang, Sulawesi Selatan naik 459 orang, Riau naik 311 orang, dan Papua naik 271 orang. Penambahan kasus dengan total selama sepekan lalu adalah 26.365 kasus.

Sedangkan 5 provinsi dengan laju peningkatan kasus tertinggi terjadi di DKI Jakarta yaitu 554 orang per 100 ribu penduduk, Kalimantan Selatan sebanyak 242 per 100 ribu penduduk, Gorontalo sebanyak 206 per 100 ribu penduduk, Kalimantan Timur 191 orang per 100 ribu penduduk dan Bali 184 orang per 100 ribu penduduk. Jumlah kematian pun mengalami peningkatan.

“Secara nasional jumlah kematian mengalami kenaikan 18,9 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya dimana kenaikan kematian tertinggi yang pertama ada di Jawa Tengah yaitu naik 46 orang, DKI Jakarta 32 orang, Aceh 26 orang, Sumatera Utara 24 orang, dan Sumatera Barat 13 orang,” ujar Wiku.

Sedangkan persentase kematian tertinggi adalah Jawa Timur (7,29 persen), Jawa Tengah (6,47 persen), Sumatera Selatan (6,04 persen), NTB (5,91 persen) dan Bengkulu (5,85 persen).

Baca Juga :

“Cara untuk menurunkan persentase kematian selama 3 sampai 4 pekan berturut-turut harus dijaga agar tidak ada penambahan kasus kematian dan dengan cara meningkatkan pengujian serta penelusuran (tracing) maka 5 daerah ini dalam beberapa pekan ke depan seharusnya bisa menurunkan kasus kematiannya menjadi paling tidak sama dengan rata-rata nasional,” ungkap Wiku. Tingkat kematian secara nasional adalah 3,9 persen.

Secara nasional jumlah kesembuhan juga mengalami kenaikan yaitu 35,8 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya.”Ini adalah kondisi yang baik dan persentasenya harus ditingkatkan terus. Kenaikan kesembuhan tertinggi dicapai oleh DKI Jakarta yaitu naik sebesar 1.540 pasien sembuh, Jawa Barat naik 1.093 orang sembuh, di Jawa Tengah naik 845 orang sembuh, di Aceh 730 orang sembuh, Kepulauan Riau 247 orang sembuh,” ujar Wiku.

Sedangkan persentase kesembuhan tertinggi secara nasional adalah Maluku Utara (89,71 persen), Gorontalo (87,19 persen), Kalimantan Utara (86,09 persen), Kepulauan Bangka Belitung (84,89 persen) dan Kalimantan Selatan (83,51 persen). ”Kami mengapresiasi kepala daerah yang telah berhasil menurunkan kasus COVID-19 di wilayah yang dipimpinnya, walau janganlah berpuas diri, monitoring terhadap protokol kesehatan yang dilakukan oleh masyarakat betul betul harus dijaga, jangan sampai longgar atau kendor,” tegas Wiku. (gin/ant)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.