TNI AD Limpahkan Perkara Prada MI ke Oditur Militer

indopos.co.id – Proses hukum terhadap tersangka penyebaran berita hoaks yang memicu penyerangan ke Polsek (Kepolisian Sektor) Ciracas, Prada (Prajurit Dua) MI, terus berjalan. Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) berencana melimpahkan berkas perkara Prada MI ke Oditur Militer pekan depan.

“Untuk proses penyelidikan dan penyidikan terhadap tersangka prada MI saat ini sudah pada tahap pemberkasan,” kata Danpuspom (Komandan Pusat Polisi Militer) TNI AD Letnan Jenderal Dodik Widjanarko saat jumpa pers di Markas Komando Puspom TNI AD, Jakarta, Rabu (23/9/2020).

“Insya Allah pekan ini paling lambat awal pekan depan berkasnya tersangka Prada MI sudah akan dilimpahkan kepada oditur militer II 08 Jakarta,” jelasnya.

Pangdam (Panglima Komando Daerah Militer) Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurrachman mengatakan, saat ini ada dua korban yang masih menjalani perawatan. Menurut dia, sampai Rabu (23/9/2020) total kerugian akibat penyerangan Polsek Ciracas mencapai ratusan juta rupiah.

“Kemudian dari kerugian materiil maupun fisik ini ada 13 orang yang mengalami penganiayaan dan kerugian materiil. Sampai dengan 23 September 2020 kami data sudah mencapai 658.740.000 kemudian masih ada tersisa dua orang, sekarang masih dirawat. Yang bersangkutan ini korban T dan korban D,” kata Dudung.

Seperti diketahui, penyerangan Polsek Ciracas diketahui bermula dari berita bohong yang disebarkan Prada MI. Ia menyebut dirinya dianiaya, padahal mengalami luka karena kecelakan tunggal usai minum minuman keras.

Kabar bohong yang disebar ke rekan-rekan lainnya menyulut kemarahan. Mereka lalu berkumpul di Arundina dan melakukan serangkaian perusakan ke berbagai barang milik warga hingga sampai ke Polsek Ciracas.(wok)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.