Kasus Napi Kabur Terus Terulang, DPR Minta Pengelolaan LP Dibuat Badan Tersendiri

indopos.co.id – Kasus kaburnya terpidana mati narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tangerang, menuai sorotan dari anggota Komisi III DPR RI yang membidangi masalah hukum Santoso. Menurut Santoso, kejadian di Tangerang itu menjadi bukti, buruknya pengelolaan Lapas di tanah air. Sehingga ke depan, pengelolaan LP perlu dirubah dengan dibentuk badan tersendiri atau khusus.
Baca Juga :
“Kasus terpidana mati narkoba yang kabur dari LP Tangerang adalah sengkarut penanganan Lapas yang jauh dari kategori profesional,” ujar Santoso, Kamis (24/9/2020).
Baca Juga :

DPR Minta TNI Harus Tetap Profesional

Politisi Demokrat ini mengatakan, selama ini pihaknya banyak mendegar keluhan dan aduan dari masyarakat, terkait karut marutnya pengelolaan Lembaga Pemasyarakatan. Sehingga, sudah selayaknya Lapas menjadi Badan tersendiri, dan tidak lagi berada di bawah Kemenkumham agar memudahkan untuk berbenah dan memangkas birokrasi.
Baca Juga :

Omnibus Law Sah, Walhi Kecewa Berat

“Prombelem kompleksitas yang tinggi dari  waktu ke waktu sudah saatnya Lapas dipimpin oleh seorang Kepala Badan yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden,” katanya.
“Badan Lembaga Pemasyarakatan sangat urgen untuk segera dibentuk agar bisa bekerja lebih profesional, efektif dan modern sehingga tidak ada lagi kasus napi kabur dari Lapas,” tambah Santoso.
Seperti diketahui, Seorang narapidana WN China, Cai Cangpan, kabur dari Lapas Tangerang dengan menggali lubang pelarian. Narapidana tersebut menggali lubang selama sekitar 5 bulan lamanya sampai akhirnya berhasil meloloskan diri. (wok)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.