Peringati Hapelnas, BPJAMSOSTEK Kebon Sirih Edukasi Peserta Cegah COVID-19

indopos.co.id – BPJAMSOSTEK (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) Jakarta Kebon Sirih merayakan serangkaian kegiatan dalam rangka Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2020. Salah satunya adalah webinar bertema “Peduli di Masa Pandemi” via aplikasi Zoom, Rabu (23/09/2020).

Berbagai macam materi diberikan kepada peserta antara lain pencegahan COVID-19 pada klaster pekerja, prosedur pengajuan klaim selama pandemi, pelayanan klaim tanpa kontak fisik. Dibahas pula program Bantuan Subsidi Upah (BSU), hingga materi anti korupsi diberikan dalam kegiatan webinar.

Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Kebon Sirih Tonny W.K. dalam sambutannya mengatakan BPJAMSOSTEK selalu berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta dalam kondisi apapun. Termasuk, kondisi di tengah pandemi COVID-19. ”Kegiatan webinar ini merupakan bagian dari perayaan Harpelnas Tahun 2020 dengan memberikan sharing informasi terkait program-program BPJAMSOSTEK di tengah pandemi, tata cara klaim di era pandemi, hingga edukasi pencegahan COVID-19 pada klaster pekerja. BPJAMSOSTEK akan terus menjadi mitra perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja Indonesia,” jelas Tonny.

Materi utama dalam kegiatan webinar ini disampaikan oleh Dr, dr Norman Zainal, SpOT, MKes selaku dokter spesialis orthopedi RSU Bunda Jakarta dengan tema Pencegahan COVID-19 pada Klaster Pekerja. ”Setidaknya ada empat besar gejala orang yang terindikasi positif COVID-19 paling banyak 87,9 persen demam, 67,7 persen batuk kering, 38,1 persen lemas, dan 18,6 persen gangguan pernapasan. Gejala lainnya yang sering muncul yaitu nyeri tenggorokan, nyeri kepala, nyeri otor, hingga gangguan penciuman,” ungkapnya. Dikatakan, klaster pekerja merupakan salah satu klaster penyebaran COVID-19.

Baca Juga :

Indonesia Gaming Award Kembali Digelar

Salah satu strategi pencegahan penyebaran klaster pekerja dapat dilakukan dengan empat sehat lima sempurna yaitu dengan pakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, makan makanan sehat, hingga olahraga dan istirahat cukup. ”Pencegahan klaster pekerja harus dilakukan bersama-sama baik oleh manajmen, pekerja, pemerintah dan masyarakat,” cetus Norman.

Dalam webinar tersebut juga disampaikan tata cara klaim di era pandemi dengan konsep Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) yang merupakan inovasi dari BPJAMSOSTEK. Lapak Asik sekaligus bagian dari upaya pencegahan COVID-19 tanpa mengurangi kualitas layanan kepada peserta. Selain itu peserta juga diberikan edukasi terkait bantuan subsidi upah hingga program relaksasi iuran BPJAMSOSTEK sesuai dengan PP 49 Tahun 2019.

Peserta yang hadir dalam kegiatan webinar ini sebanyak 150 peserta yang akan mendapatan sertifikat dan bagi 75 pendaftar pertama akan mendapatkan souvenir peringatan Harpelnas Tahun 2020.(dni/mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.