Binaan Pertagas ini ‘Kembangkan Sayap’ Produksi Jamu Siap Minum

indopos.co.id – Kelompok Asman Toga Melati di Gunung Ibul Prabumulih yang merupakan binaan Pertamina Gas (Pertagas) ‘mengembangkan Sayap’ untuk memproduksi jamu siap minum.

Hal itu dilakukan karena meningkatnya permintaan ramuan herbal di tengah Pandemi COVID-19. Sebelumnya kelompok ini telah memproduksi ramuan herbal siap saji.

Baca Juga :

“Keinginan pelanggan makin beragam, mereka ingin juga yang jamu siap diminum tanpa pakai seduh,” ujar Local Hero Kelompok Asman Toga Melati, Siti Sulbiyah, Jumat (25/9/2020).

Meski demikian, kelompok yang sudah didampingi Pertagas sejak tahun 2018 ini belum memiliki kemampuan mengolah jamu siap saji. Permasalahan ini juga telah disampaikan ke Pertagas. “Alhamdulillah, Pertagas bersedia memfasilitasi pelatihan produksi jamu siap minum,” katanya.

Adapun, pelatihan itu dilakukan dengan bekerja sama dengan GoUMK, sebuah lembaga sosial yang berfokus pada pelatihan kewirausahaan dan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah).

Pelatihan produksi jamu siap minum yang difasilitasi oleh Pertagas juga membawa harapan besar bagi anggota kelompok. Selain varian produk semakin bertambah, produksi jamu siap minum ini juga diyakini akan menjadi sumber penghasilan tambahan kelompok.

‘Adanya produk jamu siap minum ini nanti, bisa memenuhi kebutuhan konsumen yang selama ini belum kami penuhi,” tuturnya.

Selama ini, produksi jamu siap saji dari Kelompok Asman Toga telah dipesan oleh berbagai kalangan. Bahkan, produknya sempat diekspor ke mancanegara.

Namun, sejak Pandemi COVID-19, kelompok ini sempat mengalami kendala dari sisi produksi, meskipun di sisi lain permintaan terhadap produk mengalami kenaikan, bahkan sampai 40 persen dari produksi biasanya.

Dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19 yang ketat, Kelompok Asman Toga mulai bangkit berproduksi. Sekitar 30 anggota kelompok ini juga sudah sangat memahami protokol kesehatan yang harus dipatuhi.

“Pertagas juga ikut mengedukasi kami, bagaimana agar tetap menajga jarak, memakai masker, dan selalu mencuci tangan dengan sabun,” jelasnya.

Manager Communication Relations & Corporate Social Responsibility Pertagas Zainal Abidin mengapresiasi kelompok ini. Karena tidak hanya mampu bertahan di tengah Pandemi COVID-19, tapi malah mampu berinovasi dengan melahirkan produk baru.

“Dengan mereka (anggota kelompok) paham terhadap pencegahan COVID-19. Mereka juga ikut menjadi juru kampanye di lingkungan terdekat mereka untuk peduli terhadap penyebaran COVID-19 ini,” pungkasnya.(mdo)

 

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.