Alexa Metrics

Sering Juara Lomba Memancing, Komunitas Monster Rawa Depok Tidak Pelit Berbagi Ilmu

Sering Juara Lomba Memancing, Komunitas Monster Rawa Depok Tidak Pelit Berbagi Ilmu Anggota Komunitas Monster Rawa Depok berpose dengan seragam kebanggaannya usai mengikuti kegiatan memancing. (Foto: Komunitas Monster Rawa Depok For INDOPOS)

indopos.co.id – Hobi yang mempersatukan para pemancing yang tinggal di Kota Depok, hingga membuat komunitas untuk berkomunikasi sesama pemancing mania. Beragam usia, mulai remaja, pemuda, dewasa hingga orang tua, bergabung dengan Komunitas Monster Rawa Depok tersebut. Selain kompak, komunitas pemancing ini juga menuai beragam prestasi memancing.

Seringnya menjuarai lomba, lantara komunitas ini kerap mengirimkan anggotanya mengikuti sejumlah lomba memancing. Bahkan, anggota komunitas ini berusaha agar dapat mendapatkan ikan berukuran besar dalam setiap kompetisi.

Beragam even memancing yang digelar pemerintah daerah (pemda) di Jabodetabek kerap dijuarai oleh komunitas itu. Itu diungkapkan Herman, salah satu pentolan sekaligus pendiri Komunitas Monster Rawa Depok.

Dia mengaku, komunitasnya sering memenangkan beberapa event kejuaraan mancing yang diselenggarakan pemkot (pemerintah kota) ataupun pemkab (pemerintah kabupaten) di Jabodetabek. Mereka selalu menjadi juara pertama dan dua setiap even memancing yang diikuti anggotanya tersebut.

Sering Juara Lomba Memancing, Komunitas Monster Rawa Depok Tidak Pelit Berbagi Ilmu
Anggota Komunitas Monster Rawa Depok tengah memancing bersama di rawa yang ada di Kota Depok. (Foto: Komunitas Monster Rawa Depok For INDOPOS)

”Kemarin kami juara satu lomba mancing yang digelar Pemkab Bekasi. Ya, itu tadi kami sudah hafal soal umpan untuk menda patkan sambaran ikan besar. Tentu karena bisa membaca aliran air,” katanya saat ditemui INDOPOS di Kota Depok, Jumat (25/9).

Herman menjelaskan, selama 2019 lalu, ada empat even lomba memancing yang diikuti komunitasnya. Yakni lomba memancing di Situ Jatijajar yang digelar Pemkot Depok, kemudian lomba memancing Piala Wali Kota Jakarta Utara, dan lomba memancing Piala Bupati Bogor.

Lalu, selama 2020 ini, ada dua lomba memancing yang mereka ikuti yakni Piala Wali Kota Bekasi hingga Piala Wali Kota Bogor pun mereka ikuti.

”Selama 2019, ada enam even yang kami ikuti. Di Kota Depok kami juara 1, sedangkan acara di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara kami dapat juara 2 dan 3. Begitu juga acara di Bogor, kami juara 2,” terangnya juga.

Nah, sepanjang 2020 yang hanya tiga kegiatan lomba memancing yang digelar, pihaknya menyabet semua kegiatan juara 1.

”Pandemi COVID­19, membuat lomba memancing tidak lagi digelar,” paparnya.

Lebih jauh Herman mengaku, karena sudah terbiasa memancing di rawa dan situ, anggota Komunitas Monster Rawa De­ pok lebih menge­ tahui pola sambaran ikan air tawar dengan beragam umpan yang diracik. Kebiasaan itu mereka peroleh karena sering hanya menangkap ikan jenis tertentu saat memancing di rawa atau situ.

Hingga akhirnya anggota komunitas ini secara otodidak memahami jenis makanan beragam ikan air tawar dan tehnik untuk mendapatkan sambaran ikan tersebut.

Sering Juara Lomba Memancing, Komunitas Monster Rawa Depok Tidak Pelit Berbagi Ilmu

”Untuk karakter lele, belida, baung, dan patin, umpannya hampir sama dengan gabus. Nah kalau ikan mas beda umpan dengan mujair dan nila. Ya itu tadi karena sudah biasa mancing satu jenis ikan makanya kami tahu apa umpan yang akan cepat dimakan sama jenis ikan yang akan dilombakan,” paparnya juga.

Lantaran seringnya menjuarai even memancing, Herman menuturkan, para anggota Komunitas Monster Rawa Depok kerap dimintai beragam tips seputar pembuatan umpan serta tehnik memancing dari beragam organisasi dan pemancing lain.

Bahkan beberapa komunitas pemancing di Jabodetabek sering mengundang mereka untuk sekedar sharing berbagi ilmu agar cepat mendapatkan sambaran ikan air tawar. Khususnya ikan predator yang sedang marak dibudidayakan.

”Ya, itu kebahagiannya. Senang karena bisa punya banyak teman baru yang satu hobi. Toh berbagi ini kan tidak mengurangi kecintaan kita sama memancing. Semakin banyak pemancing hebat maka akan semakin banyak ilmu baru yang akan dipelajari,” tuturnya. (cok)



Apa Pendapatmu?