Alexa Metrics

Di Depan Susi, Mike Tyson Ungkap Rahasia di Sel

Di Depan Susi, Mike Tyson Ungkap Rahasia di Sel SANG JUARA-Mike Tyson saat berada di New York, Amerika Serikat pada Agustus 2019. Foto : Noam Galai/Getty Images for AYS Sports Marketing/AFP

indopos.co.id– Setelah 25 tahun menghirup udara segar, mantan juara dunia kelas berat Mike Tyson akhirnya mengungkapkan rahasianya saat mendekam di jeruji besi atau sel tahanan. Ya Si Leher Beton pernah divonis bersalah atas kasus pemerkosaan dan harus menjalani hukuman penjara selama tiga tahun antara 1992-1995.

Tyson membeberkan rahasia itu dalam acara bertajuk ‘Life Lessons from the Champ’ bersama Susi Pudjiastuti, Jumat (2/10) malam. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI itu bertanya soal bagaimana rasanya menghabiskan waktu di dalam sel tahanan.

Tyson menganggap bahwa menghabiskan masa hidupnya selama tiga tahun di penjara merupakan sebuah liburan, bukan hukuman.

”Saya merasa sedang berlibur selama tiga tahun. Itu adalah sebuah berkah bagi saya. Hal-hal baik terjadi kepada saya selama itu,” tandasnya.

”Saya tidak pernah merasa sedang dipenjara. Secara psikologis, saya merasa bebas,” tambah dia.

Selama di penjara, Tyson mengaku belajar banyak hal, termasuk mengenal lebih dirinya sendiri maupun masyarakat di sekitarnya. Dia melihat banyak orang-orang di dalam penjara yang merasa dirinya lebih buruk dan inferior daripada yang lain. Dari situ, ia pun belajar soal bagaimana seharusnya ia memperlakukan orang lain.

Tyson menjadi petinju kelas berat terbaik di eranya yang memegang sabuk juara WBA, WBC, dan IBF secara bersamaan. Dia mencatatkan rekor 50 kali menang, dengan 44 di antaranya TKO, serta lima kali kalah.

Sejak saat itu, kariernya terus melambung. Namun itu hanya bertahan sekejap lantaran dia justru harus berurusan dengan kasus hukum. Meski demikian, apa yang dilakukannya itu bukanlah sebuah kesalahan, melainkan sebagai proses belajar dalam hidup.

”Saya tidak pernah membuat kesalahan dalam hidup. Semua yang saya lakukan adalah sebuah pembelajaran. Saya tidak menganggapnya sebagai kesalahan,” tandas Tyson.

”Saya hanya menjalani hidup dan belajar,” tegasnya.

Setelah lama tak berkiprah di dunia tinju, di usia 54 tahun, Tyson siap kembali naik ring untuk pertarungan ekshibisi guna mengumpulkan dana amal. Rencananya, ia akan berhadapan dengan Ro Jones Jr pada 28 November 2020.

Selain tinju, Tyson juga diketahui memiliki bisnis ‘tak biasa’ di bawah bendera Tyson Holistic pada 2016. Dia memiliki ladang ganja seluas 169 hektare (ha) di peternakannya, California, Amerika Serikat (AS).  Dalam sebulan dia bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp10 miliar. Ganja di negara bagian AS itu memang sudah dilegalkan.

Di tempat yang sama, Tyson juga mendirikan Universitas Tyson untuk edukasi ganja dan medis. Di kawasan itu pula, dia akan membangun tempat wisata, hotel mewah, dan sebagainya. (ant/aro)



Apa Pendapatmu?