Tim Machfud Arifin: Apapun Harus Kita Lakukan, Penjara atau Menang

indopos.co.id – Anggota Tim Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin dan Calon Wakil Wali Kota Mujiaman, Akhmad Miftachul Ulum, menyebut apapun harus dilakukannya demi memenangkan Machfud sebagai wali kota Surabaya.

Pernyataan tersebut dilontarkan Ulum saat acara “Jagongan Santai Para Jubir Muda Cawali Surabaya” yang digelar live streaming YouTube di Channel 332, Jumat (2/10/2020) malam. Dalam dialog tersebut, juga dihadiri jubir muda pasangan Eri Cahyadi-Armuji, Aryo Seno Bagaskoro, serta dipandu oleh Ahmad Khubby Aly.

“Tagline saya yang saya sampaikan ke teman-teman, penjara atau menang. Penjara atau menang. Itu artinya apa, apapun kita harus lakukan demi kemenangan Pak Machfud Arifin,” ungkap Ulum dengan nada serius.

Saat Ulum mengeluarkan statemen tersebut, Ahmad Khubby Ali selaku pemandu acara kaget. Hingga ia menanyakan lagi apa yang barusan diucapkan Ulum. ”Kok gawat,” ujar Khubby Ali yang juga dikenal sebagai pengamat politik dari UIN Sunan Ampel tersebut

Usai diminta mengulang statemen tersebut, Ulum lantas memberikan penjelasan lagi dengan menyebut harus sesuai aturan yang ada. “Yang jelas, kita harus taati undang-undang dan mentaati aturan, sehingga kemenangan prioritas utama kami,” kata Ulum yang terus aktif mengampanyekan Machfud-Mujiaman.

Pernyataan ini bukan yang pertama kalinya Ulum lontarkan. Di akun Instagram-nya, @cak_uluum, dia juga mengunggah poster bertuliskan ”Penjara atau Menang”. Dalam caption, dia menulis, ”PENJARA ATAU MENANG. Kalau sudah menentukan pilihan, jangan setengah hati. Harus berani ambil risiko apapun bentuknya. Meskipun hal itu mengarah ke jalur hukum, jika langkah itu harus diambil, maka ambillah.”

Sebelumnya pada 19 Agustus 2020, dia juga pernah mengucapkan pernyataan yang sama, seperti yang pernah ditulis di ininusantara.com. “Jangan takut, pokoknya jangan takut, siapapun lawannya semua harus dilawan,” katanya.

Bahkan pria yang akrab disapa Cak Ulum ini menegaskan, Tim MA harus berani ambil risiko apapun bentuknya. Meskipun hal itu mengarah ke jalur hukum, jika langkah itu harus di ambil maka ambillah. “Kita harus berani fight demi kemenangan MA, meski ujung-ujungnya kita dipenjara,” tegasnya seperti dikutip inisurabaya.com. (yay)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.