Kadin Yakin Omnibus Law Akan Buka Banyak Loker

indopos.co.id – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, pelaku usaha menyambut baik dan mengapresiasi pemerintah dan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) yang mengesahkan RUU (Rancangan Undang-Undang) Omnibus Law Ciptaker (Cipta Kerja) menjadi UU (Undang-Undang). Dirinya berharap UU Ciptaker dapat mendorong perekonomian dan investasi melalui penciptaan dan perluasan lapangan kerja.

”UU tersebut mampu menjawab dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang menghambat peningkatan investasi dan membuka lapangan kerja, melalui penyederhanaan sistem birokrasi dan perizinan, kemudahan bagi pelaku usaha terutama UMKM (usaha mikro kecil dan menengah), ekosistem investasi yang kondusif, hingga tercipta lapangan kerja yang semakin besar untuk menjawab kebutuhan angkatan kerja yang terus bertambah” kata Rosan, di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Baca Juga :

Dikatakan, Pandemi COVID-19 berdampak pada ekonomi, termasuk penyediaan lapangan kerja. Saat ini banyak yang kehilangan pekerjaan dan banyak pekerja yang bekerja menjadi paruh waktu. Dengan banyaknya investasi yang masuk, dia meyakini lapangan perkerjaan akan semakin terbuka luas.

”Kejadian pandemi COVID-19 memberikan dampak kontraksi perekonomian dan dunia usaha yang sangat signifikan, RUU Cipta Kerja menjadi penting dan diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui program pemulihan dan transformasi ekonomi,” paparnya.

Baca Juga :

Bahaya Banjir Besar Ancam Bekasi

Dia menilai dinamika perubahan ekonomi global memerlukan respon cepat dan tepat. Tanpa reformasi struktural, pertumbuhan ekonomi akan tetap melambat.

”Penciptaan lapangan kerja harus dilakukan, yakni dengan mendorong peningkatan investasi sebesar 6,6-7 persen untuk membangun usaha baru atau mengembangkan usaha eksisting, yang pada akhirnya akan mendorong peningkatan konsumsi di kisaran 5,4-5,6 persen,” sebutnya.

Baca Juga :

Libur Panjang, Pesawat Terbang Laris Manis

Dirinya pun menganggap pengesahan UU Ciptaker dapat mendukung program pemberdayaan UMKM dan koperasi agar kontribusi mereka terhadap PDB (produk domestik bruto) masing-masing naik menjadi 65 persen dan 5,5 persen.

Dia menambahkan, UU Cipta Kerja akan meningkatkan daya saing Indonesia dan mendorong investasi. Itu akan melahirkan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat yang akhirnya mempercepat pemulihan ekonomi nasional.(dni)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.