Buka Rapimnas dan Rakerda, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Maksimalkan Penyerapan Anggaran

indopos.co.id – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Rapat ini diselenggarakan di Hotel Shangri-La dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 dan diikuti oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Dalam arahannya ketika membuka rapat tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa memasuki kuartal ketiga tahun 2020 ini, pertumbuhan ekonomi di Indonesia ini di ambang resesi. Hal ini merupakan efek dari pandemi Covid-19 sehingga sangat mengganggu daya beli masyarakat. “Presiden telah meminta agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat diserap secara maksimal,” ungkap Sofyan A. Djalil, Selasa, (06/10/2020).

Serapan APBN menjadi salah satu alternatif dalam merangsang daya beli masyarakat. Menteri ATR/Kepala BPN mengungkapkan bahwa injeksi APBN juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta dapat menjadi stimulus ekonomi. “Kementerian ATR/BPN mendapat alokasi anggaran APBN sebesar 8 triliun rupiah, setelah dipotong penanganan pandemi virus Covid-19. Ini harus dimaksimalkan penyerapannya oleh setiap unit kerja,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN.

“Presiden mengatakan agar jika terjadi resesi nanti pertumbuhan kita tidak negatif sekali, seperti negara-negara lain. Target pemerintah kita, pada kuartal ketiga nanti agar dapat tumbuh, mengurangi minus 5 pada kuartal kedua kemarin. Selain itu, Kementerian ATR/BPN memang tidak memiliki anggaran besar, namun agar kita bisa maksimalkan penyerapan anggarannya karena serapan anggaran ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tambah Sofyan A. Djalil.

Lebih lanjut, Kementerian ATR/BPN menargetkan 90 persen anggaran dapat terserap pada akhir tahun 2020 nanti. “Ini target penyerapan di akhir tahun nanti. Saya minta anggaran yang ada saat ini dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan program-program yang sudah ditargetkan pada awal tahun serta disepakati oleh kita semua,” kata Menteri ATR/Kepala BPN.

Baca Juga :

Kegiatan Rapimnas dan Rakerda ini juga diikuti oleh para Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi serta beberapa Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota. Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto mengatakan bahwa dalam rapat ini akan dibahas capaian setiap Kantor Wilayah BPN Provinsi hingga tanggal 4 Oktober 2020. “Kita juga akan mencari solusi dan strategi ke depan untuk mencapai target akhir tahun nanti,” kata Sekretaris Jenderal. (*)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.