Alexa Metrics

Taiwan Habiskan USD900 Juta untuk Lawan Tiongkok

Taiwan Habiskan USD900 Juta untuk Lawan Tiongkok

indopos.co.id – Taiwan telah menghabiskan hampir USD900 juta tahun ini untuk mengerahkan angkatan udaranya melawan serangan Tiongkok. Menteri pertahanan Taiwan Yen De-fa mengatakan pada Rabu (7/10) bahwa mereka sedang menghadapi tekanan hebat.

Tiongkok, yang mengklaim Taiwan yang demokratis sebagai wilayahnya sendiri, telah meningkatkan aktivitas militernya di dekat pulau itu. Hal tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas dugaan kolusi antara Taiwan dan Amerika Serikat.

Tiongkok marah atas meningkatnya dukungan AS untuk Taiwan, termasuk kunjungan pejabat senior pemerintah AS dan meningkatkan penjualan senjata.

Dalam beberapa minggu terakhir, jet tempur Tiongkok telah melintasi garis tengah Selat Taiwan, yang biasanya berfungsi sebagai zona penyangga tidak resmi, dan menerbangkan beberapa misi ke zona identifikasi pertahanan udara barat daya Taiwan.

Berbicara di parlemen, Yen De-fa mengatakan kepada angkatan udara telah berebut 2.972 kali melawan pesawat Tiongkok tahun ini dengan biaya TWD25,5 miliar.

“Akhir-akhir ini tekanannya luar biasa. Mengatakan sebaliknya hanya akan menipu orang,” kata Yen, tanpa memberikan angka perbandingan tahun lalu.

Dia mengklarifikasi bahwa ada 4.132 misi angkatan udara tahun ini, sebagaimana tercantum dalam makalah briefing parlemen kementerian, termasuk pelatihan dan misi patroli reguler. Yen mengatakan bahwa angkatan bersenjata akan melakukan latihan mereka sendiri di lepas pantai barat daya Taiwan bulan ini. Namun, mereka tidak akan lakukan tembakan langsung.

Angkatan bersenjata Taiwan terlatih dengan baik dan memiliki perlengkapan yang baik, tetapi dikerdilkan oleh angkatan bersenjata Tiongkok, dan Kementerian Pertahanan Taiwan sebelumnya telah mengakui ketegangan yang ditimbulkan oleh latihan berulang Tiongkok pada mereka.

Taiwan sedang dalam proses pembenahan armada tempurnya. Amerika Serikat tahun lalu menyetujui penjualan jet tempur F-16 senilai USD8 miliar ke Taiwan, sebuah kesepakatan yang akan membuat jumlah total pesawat di pulau itu menjadi lebih dari 200, armada F-16 terbesar di Asia. (fay)



Apa Pendapatmu?