UU Cipta Kerja Berikan Kemudahan Investasi

indopos.co.id – Adanya UU (Undang-Undang) Cipta Kerja diharapkan diikuti dengan pertumbuhan ekonomi. Kemudahan dalam investasi akan mudah dilakukan dengan adanya UU tersebut.

“UU Ciptaker merupakan terobosan hukum formil dan materiil, upaya negara dalam merespon krisis perekonomian global yang sudah terjadi sebelum adanya Pandemi COVID-19. Pertumbuhan ekonomi semakin menurun tajam hingga minus ketika COVID-19 menjadi pandemi global,” ujar Ketua Umum Depinas (Dewan Pimpinan Nasional) SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) Ahmadi Noor Supit di Jakarta, Sabtu (10/10/2020).

Supit melanjutkan, adanya Omnibus Law soal UU Ciptaker ini merupakan keberanian politik pemerintah dan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) dalam menyelaraskan aturan-aturan yang selama ini selalu bertabrakan.

Selain itu, politisi Partai Golkar itu juga mendorong agar pemerintah dan DPR juga membuat omnibus law sektor-sektor lain.

Baca Juga :

“SOKSI melihat UU ini merupakan Omnibus law pertama dalam ekonomi masih juga harus dilakikan sektor lain, omni bus lainnya juga. Karena kalau hanya sektor ekonomi tidak cukup untuk menyejahterakan kita,” jelasnya.

Supit juga menilai pemahaman UU Cipta Kerja yang tidak pro terhadap pekerja juga tidak tepat. Ia meyakini dalam UU Cipta Kerja sudah dibahas dari hulu hingga hilir.

Baca Juga :

“Keberpihakan terhadap rakyat miskin, buruh, pekerja, pelaku ekonimo mikro, kecil dan menengah harus lebih ditingkatkan, dilindungi dan dijamin ke ikutsertaanya dalam pelaksanaan UU Cipta Kerja. tidak dimaknai sebatas wadah semata, akan tetapi menjadi satu kesatuan sistem pelaku ekonomi dari hulu sampai dengan hilir atas penyediaan barang dan jasa,” jelas Supit.(rmn)

 

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.