Berbekas dan Dirasakan Manfaatnya, Ini Kolaborasi IKI dan TNI…

indopos.co.id – Sebuah institusi tidak bisa berdiri sendiri dalam menjalankan program untuk menyejahterakan masyarakat. Pasalnya, perlu adanya integritas dari berbagai elemen masyarakat. Ini agar program yang diinginkan bisa tercapai bersama. ”Saya yakin bahwa TNI sebuah institusi, ketika memiliki dukungan dari berbagai sektor elemen masyarakat pasti segala program yang kita inginkan bisa berhasil,” tegas Komandan Kodim 0616/Indramayu Letkol Czi Aji Sujiwo di Kab Indramayu, Jawa Barat, Senin (12/9/2020).

Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program tahunan yang terus dilakukan dalam upaya memberikan peran teritorial membangun masyarakat yang sejahtera dan memiliki ketahanan dalam kedaulatan masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Contohnya TMMD dalam hal ini pemerintah melalui Kodim 0616/Indramayu setiap tahun memiliki target tertentu membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang masih dianggap tertinggal,” kata Aji.

Baca Juga :

Dari obrolah inilah, muncul ide gagasan mensinergikan visi dan misi Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) dengan kegiatan TMMD yang akan dilakukan Kodim 0616/Indramayu, yaitu mengadakan sosialisasi di kalangan internal.

Dari data demografi, Kabupaten Indramayu berpenduduk 1,8 juta jiwa tersebar di 31 kecamatan, 317 desa, dan terdapat 17 koramil. Gambaran umum wilayah Indramayu yang tercatat seluas 204.011 hektare (ha) terdiri atas 110.877 ha tanah sawah (54,35 persen) dengan irigasi teknis sebesar 72.591 ha, 11.868 ha setengah teknis 4.365 ha irigasi sederhana PU dan 3.129 ha irigasi non PU, 18.275 ha di antaranya adalah sawah tadah hujan.

Dari sisi sejarah, Pedukuhan Cimanuk yang diberi nama ‘Darma Ayu’ yang kemudian berubah menjadi ‘Indramayu’, setelah terbebas dari kekuasaan Pajajaran pada 1527, diproklamirkan berdirinya oleh R. Wiralodra pada Jumat Kliwon pada 1 Muharram 934H atau 1 Sura 1449 dan jatuh pada 7 Oktober 1527.

Sedangkan luas tanah kering di Kabupaten Indramayu tercatat seluas 93.134 ha atau sebesar 45,65 persen. Apabila dibandingkan dengan luas areal tanah sawah pada 2005, yakni 110.548 ha tanah sawah atau 54,19 persen dari luas wilayah, maka dapat terlihat kecenderungn perubahan penggunaan lahan.

Baca Juga :

JPMI Laporkan 2 Calon Wawali Ini Ke Bawaslu

Aji mengatakan, program kerja sama dengan IKI dan Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) setempat ini merupakan program yang akan memberi bekas, yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan seperti membersihkan got yang tidak lama kotor lagi. “Program ini harus berbekas dan dirasakan manfaatnya sebesar-besarnya oleh masyarakat.” tandasnya.

KERJA SAMA – Pasi Ops & Pasi Intel Kodim 0616/Indramayu dan para prajurit bersama peneliti & staf Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) Ign Mahendra Kusumaputra, Paschasius Hosti Prasetyadji, Swandy Sihotang, Indah Widiyani, dan Risma Nuraini usai kegiatan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (12/10/2020). Foto: IKI For INDOPOS

Sebagai tindak lanjut kerja sama yang telah dilakukan IKI dengan Kodim 0616/Indramayu dan sosialisasi bersama Disdukcapil, maka dilakukan pendampingan dalam pengurusan dokumen kependudukan masyarakat oleh prajurit Kodim Indramayu. Kegiatan ini dilaksanakan antara 20 September-20 Oktober 2020. Pada kegiatan itu, para prajurit mendampingi masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan, utamanya akta kelahiran, KTP, dan kartu keluarga.

Aji menyambut baik kegiatan tersebut. Dengan kegiatan itu, para prajurit mengerti persyaratan-persyaratan yang diperlukan untuk membantu mengurus dokumen kependudukan dalam membantu masyarakat. ”Karena dokumen kependudukan adalah hak masyarakat sebagai warga Negara Indonesia,” tuturnya.

Mahendra Kusumaputra bersama Peneliti Senior IKI Paschasius Hosti Prasetyadji, Swandy Sihotang, dan relawan Indah Widiyani serta Risma Nuraini yang mewakili IKI menyampaikan, bahwa kerja sama tersebut dapat dimanfaatkan sebagai jembatan untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. ”Ini karena TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat,” tandasnya.

Sekum IKI Albertus Pratomo menyambut baik kegiatan ini, dan berharap semoga ke depan setelah masa pandemi selesai, kegiatan IKI ini dapat dilanjutkan dan lebih masif untuk warga Kabupaten Indramayu. “Semoga sumbangsih IKI dapat bermanfaat untuk warga Kab Indramayu secara keseluruhan,” pungkasnya. (mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.