Kriminolog: Polisi Disarankan Menindak Tangkap Pelaku Pemalsuan

indopos.co.id – Kriminolog Universitas Indonesia, Josias Simon meragukan profesionalisme aparat. Sebab, banyak kasus pemalsuan yang tak kunjung di tangkap.

“Tentunya ini menandakan mereka tidak profesional. Ini menjadi opini negatif di masyarakat,” ujar Josias pada wartawan menanggapi hal itu, Senin (12/10/2020).

Sebelumnya diketahui, sejak Desember 2016, diduga tiga tersangka pemalsuan berinisial yakni Ben W, seorang pengusaha terkenal, AD, dan AM sebagai Notaris PPAT di Jakarta tak kunjung di tangkap meski ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus pemalsuan.

Kemudian mereka dianggap melanggar pasal 263, 264, dan 266 KUHP. Penetapan ketiganya ditunjukan melalui berkas perkara Nomor : BP/505/XI/2017/Ditreskrimum. Setelah Joseph Winarto melaporkan kasus ini dengan nomer : LP/6116/XI/2016/PMJ/Ditreskrimum, pada 14 Desember 2016 lalu.

Baca Juga :

Josias melihat kasus-kasus semacam ini tak ubahnya dengan kasus korupsi yang telah merugikan negara. Sebab dia yakin tiga tersangka di sana tak kunjung di tangkap karena diduga adanya modalitas.

“Jadi diduga karena modalitas, jadi tak di tangkap,” ucapnya kembali pada wartawan.

Josias melihat apa yang terjadi saat ini tak sesuai visi misi yang harus modern, terpercaya, dan profesionalitas.

“Ini menyebabkan hukum menjadi tumpul ke bawah,” tambahnya.

Untuk itu, agar tidak menjadi asumsi negatif di mata masyarakat, Josias menyarankan aparat Kepolisian bertindak menangkap pelaku dugaan pemalsuan itu. Tak hanya kepada ketiganya, tapi sejumlah pelaku lainnya. (mdo) 

 

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.