Atasi Persoalan Bangsa, Para Guru Besar Jangan Jadi Penonton

indopos.co.id– Bangsa Indonesia saat ini terbelit persoalan-persoalan sulit. Sebenarnya bangsa ini membutuhkan sepak terjang pemikiran dari para guru besar atau profesor untuk keluar dari kesulitan. Sayangnya, pemerintah kurang maksimal memanfaatkan keahlian para guru besar di Tanah Air. Demikian yang dikatakan Ketua Umum Pergubi (Persatuan Guru Besar Indonesia) Prof Dr Gimbal Doloksaribu di Jakarta, Senin (12/10/2020).

”Mari kita doakan agar negara kita tetap aman dan bisa berjalan normal kembali supaya bisa melakukan aktivitas pelayanan kepada masyarakat khususnya untuk menghadapi pandemi COVID-19 yang masih berkecamuk,” ujarnya.

Baca Juga :

Gimbal mengatakan, sejumlah masalah bangsa menumpuk dan beberapa muncul ke permukaan. Ini mulai dari persoalan buruh menentang Omnibus Law atau UU Cipta Kerja, ancaman resesi ekonomi, kasus COVID-19 dan beserta dampak-dampak yang ditimbulkannya.

Dirinya mendorong anggota Pergubi agar berani tampil untuk memecahkan persoalan-persoalan bangsa. ”Mari kita berpikir jernih dan selalu berusaha membuat kebaikan agar bangsa ini bisa bertahan dalam suasana sesulit apapun. Persatuan dan kesatuan kita tetap jaga supaya tidak mudah diobrak-abrik oleh orang-orang atau oknum yang tidak bertanggung jawab,” cetusnya.

Baca Juga :

JK: Pandemi COVID-19 Baru Bisa Selesai 2020

Dikatakan dia, guru besar atau profesor juga ikut memiliki negara ini. ”Kelihatannya kita sebagai ilmuwan dengan pangkat tertinggi dalam bidang akademis, yaitu rata-rata Golongan IV E sepertinya tidak maksimal diberdayakan di negara ini. Padahal banyak profesor yang potensial dan sudah mati-matian belajar dan memiliki ketrampilan khusus sesuai bidang masing-masing,” ungkapnya.

Namun, lanjut Gimbal, pada kenyataannya hanya orang-orang pandai bicara saja yang banyak berperan. ”Walaupun tidak selalu berlaku pepatah lama ’tong kosong nyaring bunyinya.’ Kita (guru besar, Red) harus berani berbuat baik dan jangan hanya tinggal diam sebagai penonton. Semoga Indonesia jaya,” tegasnya. (dni)

Baca Juga :

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.