Alexa Metrics

Peneliti Sebut Bansos Tak Cukup Untuk Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Peneliti Sebut Bansos Tak Cukup Untuk Gerakkan Ekonomi Masyarakat BUNGKUS-Ilustrasi penyiapan paket sembako bantuan Presiden. DOK Indopos

indopos.co.id – Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad berpendapat, UU Cipta Kerja sangat penting. Sebab, semangat undang-undang ini adalah untuk memberi peluang bagi publik secara luas terlibat dalam kegiatan ekonomi.

“UU Cipta Kerja ini sangat memberi peluang bagi pembukaan lapangan kerja yang banyak,” kata Saidiman di Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Dikatakan, UU Cipta Kerja ini memiliki pendekatan berbasis risiko. Cotohnya jenis usaha dengan kategori risiko rendah dan menengah tidak perlu pakai izin yang rumit cukup usaha dengan kategori risiko tinggi saja yang harus melalui proses izin ketat. “Mengurus sertifikat halal pun digratiskan. Diberi fasilitas dagang di rest area. Intinya usaha rakyat dimudahkan bahkan didukung,” ujarnya.

Menurutnya, UU Cipta Kerja ini memiliki pendekatan berbasis risiko. Cotohnya jenis usaha dengan kategori risiko rendah dan menengah tidak perlu pakai izin yang rumit cukup usaha dengan kategori risiko tinggi saja yang harus melalui proses izin ketat. “Mengurus sertifikat halal pun digratiskan. Diberi fasilitas dagang di rest area. Intinya usaha rakyat dimudahkan bahkan didukung,” cetusnya.

Saidiman mengatakan, kondisi ekonomi Indonesia saat ini, tidak bisa diatasi oleh pemerintah seorang diri. Bantuan sosial tidak akan cukup untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Itu sebabnya UU Cipta Kerja jadi solusi.

Saidiman menilai, hal itu lantaran adanya pemahaman yang kurang utuh atau parsial terhadap UU Cipta Kerja. ”Padahal tanpa investasi, pembukaan lapangan kerja akan sulit terjadi,” ucapnya.

Dia menegaskan, investasi di sini bukan hanya dari luar, tetapi juga dari dalam negeri. Sebab, banyak persepsi negatif di masyarakat tentang investasi bahwa orang luar akan masuk dan menguasai kekayaan Indonesia. ”Intinya UU Cipta Kerja ini membuat semua sektor pembukaan lapangan kerja lebih mudah,” tegasnya. (dni)



Apa Pendapatmu?