Alexa Metrics

Pastikan Ada 812 Halaman, Jamin Tidak Ada Pasal Selundupan

Pastikan Ada 812 Halaman, Jamin Tidak Ada Pasal Selundupan ilustrasi

indopos.co.id – Polemik berapa sebenarnya jumlah halaman Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, sempat simpang siur beredar di masyarakat. Namun itu terjawab sudah setelah Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin memastikan jumlah halaman UU Cipta Kerja sebanyak 812 halaman. Diapun menegaskan tidak ada pasal selundupan. Ataupun subtansi yang diubah.

“Total jumlah kertas halaman hanya sebesar 812 halaman. Berikut Undang-Undang dan penjelasan UU Cipta Kerja. Kalau sebatas kepada UU Cipta Kerja hanya sebatas 488 halaman. Ditambah penjelasan menjadi 812 halaman. Sehingga simpang siur mengenai jumlah halaman. Ada yang 1000 sekian, ada yang 900 sekian. Secara resmi kami DPR, berdasarkan laporan dari Sekjen, jumlah halaman 812 halaman. Hal-hal ini perlu kami sampaikan untuk menyampaikan klarifikasi supaya tidak membingungkan rakyat dan masyarakat,” Azis saat jumpa pers, Selasa (13/10/2020).

Dia menambahkan, terkait adanya penolakan UU Cipta Kerja, silahkan menempuh ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Bagi yang pro kontra ada mekanisme konstitusi melalui MK,” ujarnya.

Aziz juga menegaskan, pihaknya percaya dengan integritas Badan Legislasi. Saat ditanya wartawan, diapun menegaskan tidak ada pasal selundupan.

“Apabila ada pihak-pihak yang mengatakan ada selundupan pasal, selundupan angka. ami persilahkan melapor. Tapi kami sampaikan ke publik, semua pembahasan ada catatan dan rekamannya,” jelas Azis.

Dia kembali menegaskan, kalau ada pasal selundupan, tidak mungkin dimasukan. Pihaknya percaya integritas badan legislasi. “Subtansi saya jamin tidak berubah,” pungkasnya. (dai)



Apa Pendapatmu?