Alexa Metrics

Berdayakan Masyarakat Terdampak COVID-19, Pemkab Muba Ajak Bersihkan Wisata Air

Berdayakan Masyarakat Terdampak COVID-19, Pemkab Muba Ajak Bersihkan Wisata Air Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi (kiri), di sela bersih-bersih Danau Siarak di Desa Tanah Abang, Kecamatan Batang Hari Leko (BHL), Selasa (13/10/2020).

indopos.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) mengajak puluhan warga terdampak COVID-19 untuk bersih-bersih Danau Siarak di Desa Tanah Abang, Kecamatan Batang Hari Leko (BHL), Selasa (13/10/2020).

Wakil Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan, kegiatan itu contoh padat karya dampak Pandemi COVID-19. Di samping membersihkan lingkungan danau, dilakukan juga kerja padat karya membuang gulma (hama air) dengan memberdayakan warga yang terdampak COVID-19 di sekitar reservat perikanan.

“Kalau dibiarkan bisa menganggu kehidupan biota yang ada di Danau Siarak ini. Jadi, hari ini kita sepakat bersih-bersih gulma bareng warga,” jelas Beni Hernedi.

Menurutnya, danau ini masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia Awards 2020 dengan kategori Wisata Air. “Oleh sebab itu harus kita dorong bersama, membantu menjaga kebersihan dan kelestariannya,” tuturnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Perikanan Muba Hendra Tris Tomy mengungkapkan kondisi Danau Siarak saat ini, memang dipenuhi gulma. Yang menyebabkan tipisnya oksigen di dalam air, hal itu membuat ikan di danau migrasi atau mati, sehingga berkurangnya populasi ikan.

Oleh karena itu diinisiasikan pemanfaatan Dana Intensif Daerah (DID) dengan mengikut sertakan masyarakat sekitar untuk melakukan pembersihan danau.

“Ada 57 orang masyarakat yang telibat melakukan pembersihan danau selama enam hari berturut-turut. Setiap hari per orang dibayar Rp120 ribu. Masyarakat yang ikut membersihkan itu adalah terdampak COVID-19, dari kalangan tidak mampu dan mau bekerja,” pungkasnya.(rmn)



Apa Pendapatmu?