Alexa Metrics

Lima Persoalan Jumbo yang Kini Tengah Menjerat Barcelona

Lima Persoalan Jumbo yang Kini Tengah Menjerat Barcelona

indopos.co.id – Banyak orang mengira, masalah di Barcelona akan selesai begitu jendela transfer ditutup pada 5 Oktober. Sekilas kelihatannya seperti itu. Tetapi tidak demikian di belakang layar. Barcelona masih punya sejumlah tugas besar dan berat yang sangat mendesak. Setidaknya, ada lima tugas berat itu yang tengah dihadapi departamen teknis. Lima masalajh besar itu adalah pembaruan kontrak hingga rekrutmen.

Tiga dari lima tugas itu adalah negosiasi perpanjangan kontrak penjaga gawang Marc-Andre ter Stegen, kapten Lionel Messi, dan wonder kid Ansu Fati. Dua persoalan tersisa lainnya adalah masalah rekrutmen Memphis Depay dan Eric Garcia. Barcelona kini menunggu pasar transfer musim dingin.

Pertama, Barcelona maunya mengontrak Ter Stegen hingga 2025. Bahkan, keduanya sudah sepakat dengan draf baru itu. Persoalannya yang menggantung adalah draf kecil soal besarnya gaji saja. Gaji bersih yang diinginkan ter Stegen adalah 18 juta euro. Namun, Barcelona ingin menurunkan nominalnya. Inilah yang membuat perundingan mereka tersendat-sendat.

Kedua, sudah menjadi rahasia umum bahwa Lionel Messi tidak akan bertahan kalau Presiden Josep Maria Bartomeu masih bertahan di klub. Memang sudah ada jaminan bahwa cepat atau lambat Bartomeu akan pergi dari Los Cules. Artinya, akan ada presiden baru di klub Catalan ini. Namun, Messi masih ingin melihat siapa presiden baru itu. Sementara dari belahan utara, Manchester City terus mengintip bahkan menguntit. City berharap mereka bisa sepakat dengan pemain asal Argentina itu.

Ketiga, masalah kontrak besar Ansu Fati.  Sementara ada kekhawatiran serius soal Messi, ada angin segar berembus dalam sosok Ansu Fati. Perkembangannya sangat positif. Ansu kini naik kelas ke tim senior.  Naik kelasnya Ansu itu juga membawa konsekuensi logis. Penampilannya yang istimewa juga diiringi dengan tuntutan gaji yang tidak main-main. Tuntutan kenaikan gajinya  bahkan boleh dibilang luar biasa pula.

Ketika Fati menjadi lebih baik, tuntutannya secara alamiah tumbuh dengan sangat tinggi.Agennya, Jorge Mendes, bahkan sudah mendapatkan kesepakatan yang sangat bagus untuk kliennya.

Saat musim panas lalu, misalnya, klub-klub bersedia membayar biaya transfer sebesar 150 juta euro untuk Fati.  Ansu bahkan sudah ditawri gaji 10 juta euro per musim.

Keempat, gagal merekrut Eric Garcia jadi salah satu pukulan besar buat Barcelona. Sebagian rencana Ronald Koeman praktis tidak terealisasi. Tetapi keinginan merekrut Garcia tak kunjung surut. Tidak kesampaian di musim panas, Los Cules akan mengambilnya pada musim dingin nanti. Peluangnya lebih besar. Sebab, kontrak lama Garcia tinggal enam bulan. Manchester City juga tentu tak ingin member gratis pemainnya kepada lawan. Mendingan dijual pada musim dingin daripada Eric Garcia pergi begitu saja.

Kelima, masalah rekrutmen Memphis Depay. Untuk soal yang satu ini, Ousmane Dembele menjadi faktor kunci.

Seperti halnya pada hari jelang deadline 5 Oktober, Dembele memegang kunci harapan Memphis Depay untuk transfer ke Barcelona. Tertarik pada mantan pemain sayap Manchester United di musim panas, tetapi kesepakatan tidak bisa terjadi karena Dembele tidak ingin meninggalkan Camp Nou.

Pada Januari nanti, Dembele harus pergi sebelum penandatanganan Depay dapat diselesaikan. Sebab, Barcelona harus menurunkan tagihan gaji mereka. Diperkirakan tidak akan ada masalah negosiasi antara Barcelona dengan Lyon lagi. Tetapi ke manakah Dembele pergi. Entahlah…. (*)



Apa Pendapatmu?