Alexa Metrics

BPJAMSOSTEK Jakarta Pulo Gebang Sosialisasikan Relaksasi Iuran kepada Agen Perisai

BPJAMSOSTEK Jakarta Pulo Gebang Sosialisasikan Relaksasi Iuran kepada Agen Perisai DARING- Suasana sosialisasi PP 49/2020 kepada agen Perisai di Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Pulo Gebang, Jakarta Timur.FOTO:IST

indopos.co.id – Pemerintah Republik Indonesia menerbitkan Peraturan Pemerintah No 49 Tahun 2020 (PP 49/2020) tentang Penyesuaian Iuran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Masa Pandemi COVID-19. Semenjak PP 49/2020 diterbitkan Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Pulo Gebang gencar bersosialisasi kepada seluruh peserta BPJAMSOSTEK. Sosialisasi juga menyasar kepada agen Perisai (penggerak jaminan sosial Indonesia).

Salah satu sosialisasi digelar secara daring (online) menggunakan aplikasi Zoom kepada seluruh agen Perisai BPJAMSOSTEK Jakarta Pulo Gebang. Sosialisasi diikuti sebanyak 33 agen Perisai yang berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2020.

Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Pulo Gebang Jefri Iswanto, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dalam diadakannya acara sosialisasi untuk memberitahukan kepada seluruh agen perisai tentang adanya PP 49/2020. ”Dari forum ini diharapkan agar materi disosialisasikan lagi kepada seluruh masing-masing anggota dari agen Perisai tentang relaksasi iuran BPJAMSOSTEK,” cetusnya.

Jefri menjelaskan manfaat adanya relaksasi iuran yang ada dalam PP 49/2020 yaitu diberikan penyesuaian iuran hingga 99 persen dan berlaku sejak agustus 2020 hingga januari 2021 untuk iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kemudian ada juga di dalam PP tersebut diatur penundaan iuran hingga 99 perser untuk program Jaminan Pensiun (JP).

Bahkan juga diatur adanya biaya keringanan denda keterlambatan pembayaran iuran program JKK, JKM, JHT dan JP dari 2,5 persen menjadi 0,5 persen dan perpanjangan jangka waktu pembayaran iuran dari tanggal 15 menjadi 30 bulan berikutnya.

Acara sosialisasi tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Pulo Gebang dengan tetap menjaga phisical disanting. Para peserta duduk di tempat yang sudah disediakan dan jarak yang sudah ditentukan karena masing-masing peserta ditempatkan di meja yang sudah ada pembatasnya.

Jefri menegaskan, tidak ada penurunan manfaat yang diterima oleh peserta. Artinya, meski iuran diturunkan tapi manfaat yang diterima peserta tetap. ”Semoga relaksasi iuran ini bisa membantu meringankan beban perusahaan dan peserta di masa pandemi COVID-19 ini,” cetus Jefri

Salah satu peserta sosialisai Suyadi, mengatakanakan dirinya akan menyosialisasikan kembali materi PP 49/2020 kepada peserta BPJAMSOSTEK. ”Karena informasi ini sangat penting untuk disampaiakan kepada peserta yang saya bina,” ujarnya.(dni/mdo)



Apa Pendapatmu?