Alexa Metrics

Andi Tenri Abeng, Kepala BPN Perempuan Pertama di Banten

Andi Tenri Abeng, Kepala BPN Perempuan Pertama di Banten Andi Tenri Abeng saat liburan di salah satu pantai. (Foto: istimewa)

indopos.co.id – Sukses kinerja pejabat berbanding lurus dengan kebijakan atasan dan diikuti bawahannya. Begitu yang dilakukan Kepala Kanwil BPN Banten Andi Tenri Abeng. Sukses perempuan pertama yang menakhodai BPN Banten juga berkat kerja seirama sesuai kebijakan pimpinan, lalu diimplementasikan kepada jajarannya.

Selama memimpin BPN Banten, Andi Tenri Abeng telah mengubah kultur kerja jajaran BPN. Di bawah kepemimpinannya mengubah paradigma baru di BPN Banten yang dulunya eksklusif menjadi institusi terbuka.

”Saya ingin masyarakat mengetahui BPN, apa tugas dan fungsi BPN. Bagaimana cara, prosedur, biaya mekanisme pelayanan BPN tanpa perantara. Selain terus berupaya memperbaiki diri, kita juga meluruskan arus informasi tentang pelayanan pertanahan maupun citra BPN Banten di masyarakat,” ucapnya.

Kinerja itu membuat BPN sukses melakukan sertifikasi bidang tanah di seluruh Banten, dengan program PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap) untuk tanah warga, tanah milik Pemprov Banten hingga tanah hibah yang dipakai untuk tempat ibadah.

Abeng-biasa dia disapa, juga sukses membantu dengan program padat karya untuk membantu warga terdampak pemutusan kerja atau PHK. BPN Banten menggelontorkan program padat karya bertajuk BPN Peduli. Salah satunya, bantuan kepada petani pepaya california di Kabupaten Lebak.

”Melalui BPN Banten Peduli ini, kami ingin berbagi dan berkomitmen terus peduli, mengerti dan memberi manfaat untuk sesama. Terlebih lagi dalam situasi seperti Pandemi COVID-19 ini,” ucapnya juga.

Dia juga mengatakan, BPN Banten Peduli ini menggalang dana dari pegawai dan keluarga pegawai BPN se-Banten yang ingin membantu. ”Sebelumnya adanya program BPN Banten Peduli, kami sudah terbiasa menggalang dana kemanusiaan seperti saat ada tsunami Selat Sunda, Gempa Lombok,” ucapnya lagi.

Selain bantuan untuk warga, BPN Banten Peduli yang dibentuk  19 Maret 2020 berdasarkan SK Kakanwil BPN Banten Nomor 42/SK36.UP.04.06/III/2020 itu juga menyumbangkan bantuan kepada tenaga medis yang kekurangan APD (alat pelindung diri).

Yakni BPN Banten membantu pemberian baju hazmat, masker N-95, vitamin dan susu ke beberapa rumah sakit di Banten. Sukses sejumlah program yang dijalankan Andi Tenri Abeng membuat banyak pihak mengapresiasi.

Salah satunya, Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sunraizal. Kepada INDOPOS, Sunrizal bercerita sebelum menjabat Kepala Kanwil BPN Banten, Andi Tenri Abeng menjabat Kepala Biro Tata Usaha Pimpinan dan Protokol Kementerian ATR/BPN.

”Saat menjabat kepala biro, bu Abeng sangat memahami arah kebijakan kementerian. Selain sering melekat dengan pak menteri, dia juga sering bersama dengan pejabat eselon 1, staf ahli, staf khusus menteri, pada acara seperti rapat, kunjungan kerja, maupun penyusunan rencana strategis kementerian,” terangnya.

Jabatan itu, kata Sunraizal juga, menjadi modal saat Andi Tenri Abeng menjadi Kakanwil BPN Banten. ”Jadi kebijakan BPN Banten selalu selaras dengan kebijakan kementerian,” katanya juga. Sunraizal juga tak heran bila saat menjabat Kakanwil BPN Banten Andi Tenri Abeng dekat dengan stakeholders di Provinsi Banten seperti dengan pemerintah daerah, notaris, PPAT dan lainnya.

”Keberhasilan seorang pejabat bisa diukur dari capaian program dan kegiatan di daerah yang dia pimpin. Seperti yang terjadi saat ini di Kanwil BPN Banten. Menurut saya, sejauh ini realisasi kegiatannya bagus,” papar Sunraizal juga.

Senada diungkapkan Kantah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Himsar. ”Ibu kakanwil sangat gesit. Beliau juga sangat responsif dalam melihat permasalahan pertanahan, dan cepat mengambil keputusan,” terangnya.

”Bukti nyatanya, banyak kerja sama yang dibangun Ibu kakanwil B guna percepatan layanan dengan pihak lain. Seperti dengan perbankan, yakni Bank BTN. Lalu dengan PT PLN, Pemprov Banten termasuk pemerintah daerah se-Provinsi Banten dan instansi lainnya,” paparnya juga. (yas)



Apa Pendapatmu?