Alexa Metrics

Sikapi Prediksi Tsunami dengan Pemetaan Jalur Evakuasi

Sikapi Prediksi Tsunami dengan Pemetaan Jalur Evakuasi Ilustrasi alat deteksi dini tsunami (barlavento.pt)

indopos.co.id – Jadi daerah dengan ancaman bencana tsunami, membuat Kecamatan Malingping mulai melakukan pemetaan ulang upaya mitigasi bencana di daerahnya. Apalagi, daerah itu dekat dengan pantai selatan Kabupaten Lebak.

Langkah ini dilakukan guna menyikapi hasil penelitian ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang mengungkapkan adanya potensi tsunami di pantai selatan Pulau Jawa dengan ketinggian mencapai 20 meter.

Camat Malinging Cece Saputra mengatakan pihaknya telah dan tengah melakukan pemetaan ulang mitigasi bencana, terutama jalur evakuasi terkait adanya penelitian potensi bencana tsunami di pantai selatan Pulau Jawa.

”Hari ini, kami juga melakukan monitoring jalur evakuasi di Desa Sukamanah. Daerahnya memang dekat dengan pantai selatan,” katanya kepada INDOPOS, Selasa (13/10). Menurut Cece juga, potensi gempa magnitudo yang mencapai 9,1 SR yang diprediksi oleh hasil riset tim dari ITB itu merupakan skenario terburuk.

Karena itu harus disikapi dengan upaya penguatan mitigasi sebagai upaya antisipasi bencana. ”Tidak hanya riset dari tim ahli ITB, beberapa pihak berkompeten lainnya juga mengungkap hal yang sama. Soal ancaman tsunami itu kapan saja bisa terjadi. Belum ada yang memprediksi secara tepat kapan terjadinya. Namun adanya ancaman itu betul,” cetusnya.

Karena itu, Cece mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak disikapi dengan cara panik berlebihan. Lantaran situasi Pandemi COVID-19 seperti ini, dikhawatirkan ada yang memanfaatkan untuk membuat masyarakat resah.

”Waspada harus, tetapi jangan disikapi berlebihan. Setiap informasi harus dicek kebenarannya. Hingga kini belum ada alat atau ahli yang bisa menentukan kapan terjadinya gempa maupun tsunami,” paparnya juga.

Cece menambahkan, hasil monitoring yang dilakukan di desa-desa yang berlokasi di sekitar pantai selatan Kabupaten Lebak seperti Desa Pagelaran dan lainnya sudah disampaikan kepada Pemkab Lebak. (yas)



Apa Pendapatmu?