Alexa Metrics

Lumba-lumba Satu Kuintal Ditemukan Membusuk di Malingping Lebak

Lumba-lumba Satu Kuintal Ditemukan Membusuk di Malingping Lebak Warga melihat ikan lumba-lumba yang mati di Pantai Bageudur, Kecamatan Malingping, Lebak, Rabu (14/10). (Foto: yasril chaniago/indopos)

indopos.co.id -Seekor ikan lumba-lumba cukup besar dengan panjang sekitar 1,5 meter dan berat diperkirakan 100 kilogram (kg) atau satu kwintal ditemukan terdampar di Pesisir Pantai Bageudur, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Rabu (14/10) sekitar pukul 13.30 WIB.

Saat ditemukan mamalia cerdas itu, dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Terdapat sejumlah luka benda tajam di bagian tubuhnya. Lumba-lumba yang mati itu ditemukan kali pertama oleh warga setempat bernama Karna, 49, yang tinggal di Kampung Kandang Barat RT 04/02, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping.

Ia mengatakan lumba-lumba yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di pesisir Pantai Bageudur itu saat dirinya hendak membersihkan sampah dan mengambil kayu bakar.

”Saat itu saya melihat ikan berukuran besar yang ternyata lumba-lumba. Saat ditemukan sudah mati dan ada luka di beberapa bagian tubuhnya,” katanya.

Awalnya, lanjut Karna, dirinya ingin menyingkirkan ikan itu karena menghalangi jalan. Tetapi setelah tahu bahwa itu ikan lumba-lumba, ia langsung bergegas memberitahukan kepada warga lainnya.

”Lumba-lumba yang sudah mati itu saya seret ke pinggir pantai. Hingga beberapa jam kemudian, belum melihat pihak terkait yang datang ke lokasi untuk melihat ikan lumba-lumba yang mati dan terdampak itu,” ujarnya juga.

Belum diketahui jenis dan penyebab terdamparnya hingga mati ikan lumba-lumba tersebut.  Pantauan koran ini, bangkai ikan lumba-lumba dalam keadaan sudah mati itu mulai membusuk.

”Tidak ada pihak yang berwenang datang. Warga juga enggan menguburkan ikan lumba-lumba yang cukup berat itu,” ucap Karna juga. Akhirnya, ikan yang dilindung itu dibiarkan tergeletak begitu saja. (yas)



Apa Pendapatmu?