Alexa Metrics

Kemenperin Dorong Penerapan Industri Hijau

Kemenperin Dorong Penerapan Industri Hijau PARAH-Ilustrasi pencemaran limbah industry di Sungai Citarum.FOTO:IST

indopos.co.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan industri hijau harus menjadi model percontohan di masa depan. Oleh karena itu, Kemenperin menekankan pentingnya implementasi pengembangan industri berkelanjutan.

Kepala Balau Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Doddy Rahadi mengatakan industri hijau merupakan ikon bagi sektor manufatur. Pasalnya, industri hijau menerapkan upaya efisiensi dan efektivitas pemakaian sumber daya secara berkelanjutan dalam proses produksinya. “Selain itu, circular economy juga akan mengurangi limbah yang dihasilkan,karena akan diolah lagi jadi produk yang punya nilai tambah secara ekonomi,” katanya, di Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Doddy mengatakan, pihaknya akan melaksanaan circular economy yaitu dengan menerapkan konsep 5R (reduce, reuse, recycle, recovery, dan repair) dalam sektor manufaktur. Menurutnya, penerapan konsep tersebut dapat membuat ekstraksi bahan mentah dari alam bisa lebih efektif dan efisien.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi Safri Burhanuddin menilai pencemaran di Sungai Citarum merupakan akar masalah kesehatan, ekonomi, sosial, dan sumber daya lingkungan di generasi mendatang. Seperti diketahui, pencematan di Sungai Citarum menduduki posisi tertinggi dalam rangking sungai terkotor pada 2018.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi industri 4.0 membantu pengendalian daerah aliran sungai (DAS) Citarum. Safri berujar teknologi tersebut sangat berguna dalam meningkatkan efisiensi dan kebutuhan akurasi data.

“Kami memanfaatkan teknologi 4.0 guna menganalisa data kualitas air sungai serta pengembangan situs Citarum harum dan membentuk Command Center PPK. Dengan dukungan itu terjadi efisiensi biaya,” ucapnya. (dni)



Apa Pendapatmu?