Alexa Metrics

Nyanyi ‘Untukmu Indonesia’, Bernard Denata Viral di Dunia Maya

Nyanyi ‘Untukmu Indonesia’, Bernard Denata Viral di Dunia Maya Bernard Denata.

indopos.co.id – Bernard Denata belakangan ini menjadi perbicangan di dunia maya. Penyanyi berusia 24 tahun itu menjadi buruan awak media. Bukan karena gosip, pria yang hidup sendiri di Amerika viral setelah menyanyikan lagu berjudul ‘Untukmu Indonesia’.

‘anak muda Indonesia kuliah di Sekolah Musik di Boston bikin Lagu Untuk Indonesia dan dinyanyikan sm teman2nya dr berbagai negara. Mengharukan ???????????????????????? pic.twitter.com/AbUj6K56HJ,” tulis salah satu akun di media sosial

Mahasiwa Berklee College of Music, dengan major Music Production and Songwriting, mengaku Pandemi ini begitu membawa dampak besar di seluruh Dunia termasuk juga di Indonesia. Bernard Denata yang sendiri dan jauh dari keluarganya merasa kesepian.

”Saat itu saya sedang menyelesaikan semester terakhir saya di Amerika, didalam situasi Pandemi yang nsedang melanda dunia, Amerika adalah salah satu negara yang terkena dampak yang sangat besar,” katanya, dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2020).

Rasa kesepian yng mendalam pada saat itu, membuat dia ingin pulang bertemu dengan keluarga. ”Ingin sekali rasa nya hati ini dapat berbuat sesuatu,” kata Bernard.

Bersama sahabatnya sesama warga Indonesia, Abram Lembono. Mereka membuat lagu dan Video ‘untukmu Indonesia’. Sebuah Lagu Video yang warga Indonesia tahu betul setiap maknya itu mendapat respon ribuan masyarakat di dunia maya.

”Lewat lagu ini, menjadi kesempatan untuk berteman dengan berbagai mahasiswa musik dari berbagai penjuru Dunia,” katanya.

Yang akhirnya, keduanya sepakat mengajak dari beberapa vocalist favorite terlibat Lagu ini. ”Mereka sangat bersemangat, dan siap untuk meempelajari tentang Kebudayaan dan Bahasa Indonesia, proses nya cepat dan lancar, setiap dari mereka berusaha memberikan yng terbaik,” ujar Bernard.

Tak butuh waktu lama, kata Bernards melewati proses penciptaan lagu hingga rekaman. ”Saya ingat pertama kali saya membawa ide ini kepada Abram, di tgl 26 Maret, di mulai dari, penulisan lagu, pembuatan musik, recording dan editing, seluruh proses nya kami selesaikan dalam 4 bulan,” tuturnya.

Tak sekadar mahasiswa Indonesia, beberapa mahasiswa lain ikut bergabung melatunkan lagu tersebut. Diantaranya Emilia De Cola (Canada), Fraser Watt (Scotland),Mike Soto (Mexico), Liya (Bulgaria). Manica (Thailand), Adam Corneal (Tobago). Calvin Ives (Chicago, USA), Annamarie Rosanio (New York, USA), Lewloh (Singapore)dan Stephanie Pourgouri (Cyprus).

“Kami semua dari mahasiswa musik dari berbagai Major khususnya untuk industri musik mengapa memilih menyampaikannya lewat musik? Musik bagi kami adalah suatu bentuk keinginan hati dan Kasih, begitu besar cinta kami kepada musik membuat kami menghabiskan umur kami selama 4 tahun untuk Kuliah di Berklee, dan musik adalah cara yang terbaik untuk menyampaikan rasa hati dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik,” jelas Bernard.

Seakan mendapat tempat baru di industri kreatif, Bernard pun berniat membuat single lagu. ”Kebetulan memang sebentar lagi saya akan mau release 12 lagu dari Album perdana saya di semua music media platform, album ini menyampaikan sisi lain dari arti “Cinta” dan juga seperti kumpulan cerita di kehidupan saya dan rencana akan dirilis di setiap bulannya dimulai dari 13 November 2020,” tegasnya.(mdo)



Apa Pendapatmu?