Alexa Metrics

Tonton Film-film yang Tunda Tayang Perdana lewat Platform “Bioskop Premier”

Tonton Film-film yang Tunda Tayang Perdana lewat Platform “Bioskop Premier” ilustrasi film-film box office. dok Indopos

Indopos.co.id – Pandemi COVID-19 di Indonesia yang masih berlangsung hingga saat ini telah mengakibatkan bioskop berhenti beroperasi sejak awal Maret 2020. Akibatnya, penayangan sejumlah film box office tahun 2020 ini tertunda.

Melihat hal itu, Catchplay+, salah satu penyedia layanan OTT preffmium menjalin kerjasama dengan pemilik konten dan distributor secara lokal termasuk PT. Prima Cinema Multimedia, afiliasi distribusi Cinema XXI Group, dan jaringan bioskop CGV Cinemas, afiliasi dari CJ Entertainment Group untuk menayangkan secara perdana lima film box office secara eksklusif.

Kelima film tersebut akan ditayangkan pada platform OTT Catchplay+, sementara empat film lainnya ditayangkan bersamaan dengan pemutaran perdana di bioskop. Hingga November 2020, penggemar film di Indonesia dapat melihat film box office tahun 2020 yang telah lama ditunggu-tunggu diplatform OTT ini, termasuk blockbuster Korea hits Peninsula (sekuel Train to Busan), Steel Rain: Summit dan film Inggris Official Secrets, Teen Spirit and The Professor.

Daphne Yang, Group CEO dari Catchplay+ mengaku, pembatasan sosial selama beberapa bulan terakhir telah mendorong terjadinya lonjakan waktu menonton pada platform OTT. ”Kami mencatat terjadi kenaikan menit menonton hingga 70 persen pada kuartal kedua tahun ini. Sementara waktu aktif menonton pemirsa di Indonesia rata-rata hampir 700 menit per bulan (+/- 7 film), meningkat 40 persen dari sebelum pandemi,” katanya.

Karena itulah, lanjutnya, pihaknya bangga dapat menghadirkan film-film terbaik di pasar, yang semoga tidak akan pernah habis untuk dinikmati dari rumah, bahkan untuk penggemar film hard-core sekalipun. ”Untuk memenuhi kebutuhan para pengguna setia selama periode ini, penting bagi kami untuk menemukan cara alternatif untuk terus menghadirkan film baru ke dalam platform,” tukasnya.

Sementara itu, Roy Soetanto, CMO dari Catchplay+ mengatakan, dengan hadirnya debut ‘Bioskop Premier’, pihaknya berharap dapat memuaskan penonton dengan film- film terbaru langsung dari bioskop. ”Bedanya, kini mereka dapat menontonnya di ruang tamu yang aman, dengan kualitas HD di layar apa pun yang nyaman bagi mereka,” katanya.

Dalam hal harga, film-film langsung dari bioskop yang tayang perdana di Catchplay+ tersedia dengan harga sewa hanya Rp15.000 atau Rp22.000 (sebelum pajak) per film. Harga ini lebih murah dari film box office lain yang tayang perdana langsung di platform streaming tahun ini. Catchplay+ juga menawarkan paket berlangganan seharga Rp45.000 per bulan untuk menonton tanpa batas ribuan film dan serial lainnya dari Hollywood, Eropa, Asia atau Indonesia. (vit)



Apa Pendapatmu?