BPJAMSOSTEK Pulo Gebang Sosialisasi Antikorupsi ke Agen Perisai Melalui Daring

indopos.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Jakarta Pulo Gebang memberikan sosialisasi antikorupsi kepada seluruh agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) di Kantor Cabang Jakarta Pulo Gebang.

Kegiatan sosialisasi antikorupsi tersebut dilaksanakan secara daring (online) menggunakan aplikasi Zoom. Sebanyak 33 agen Perisai mengikuti acara yang berlangsung pada Sabtu (10/10/ 2020) itu. Kegiatan sosialisasi antikorupsi tersebut merupakan agenda rutin BPJAMSOSTEK yang dilaksanakan setiap tahun. Kampanye antikorupsi gencar dilakukan demi mendukung proses pelayanan kepada publik yang bebas dari KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) serta bersih dari suap ataupun gratifikasi. Karena, BPJAMSOSTEK merupakan pelayanan publik harus bersih dan transparan.

Baca Juga :

Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Pulo Gebang Jefri Iswanto, mengatakan BPJAMSOSTEK adalah salah satu lembaga negara yang mendukung terciptanya hubungan kerja yang bersih dan bebas gratifikasi untuk mewujudkan good governance yang secara rutin diselenggarakan setiap tahunnya. ”Tahun lalu kita memberikan penyuluhan kepada perusahaan-perusahaan dan rumah sakit PLKK (Pusat Layanan Kecelakaan Kerja) kerja sama yang terdaftar di BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Jakarta Pulo Gebang,” cetus Jefri.

Sementara itu, salah satu agen Perisai sekaligus Ketua RT di Penggilingan, Jakarta Timur, Suyadi mengatakan sangat berkesan dalam acara sosialisasi gratifikasi tersebut. ”Materinya menambah wawasan dan ilmu bagi kami tentang masalah gratifikasi dan juga dia berpesan akan akan mensosialisasikan ke warga tentang gratifikasi, mana yang masuk kategori gratifikasi dan mana yang bukan termasuk kategori gratifikasi,” ujarnya.

Baca Juga :

Jefri berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan sikap integritas untuk mendukung gerakan antikorupsi kepada setiap agen Perisai. Pelaksanaan program jaminan sosial tenaga kerja yang bersih jauh dari korupsi dan para peserta bisa mengetahui apa itu korupsi, jenisnya serta sanksi yang didapat akibat menerima gratifikasi. ”Gratifikasi no, kejujuran yes,” cetus jefri.(dni/mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.