Manjakan Lidah dengan Treat on Trip Makan Kenyang dari Kota Kasablanka

indopos.co.id – Kabar vaksin COVID – 19 yang telah dipersiapkan oleh pemerintah, disambut baik oleh salah satu pengelola mal di Jakarta. Seperti halnya mal Kota Kasablanka tak ingin terlarut dalam masa penyebaran virus corona atau COVID – 19 di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi ini.

“Mengenai kabar vaksin COVID-19 ini tentunya kita sambut baik. Namun demikian, kami masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah. Kalau kita pribadi semoga vaksin COVID-19 ini cepat diberikan pada masyarakat. Mudah-mudahan Desember 2020, vaksin itu dapat segera berjalan. Akan tetapi kita pihak mal tetap menerapkan protokol kesehatan seperti dengan menerapkan One Way Koridor,” imbuh Agung Gunawan, Senior Promotion Manager Kota Kasablanka pada wartawan di mal Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga :

Dalam kesempatan itu, Agung Gunawan, Senior Promotion Manager Kota Kasablanka menuturkan, masih berkaitan dengan suasana Halloween giat sebelumnya yaitu Bianka Shop With Our Personal Shopper. Kali ini, konsumen yang tidak biasa makan di tempat. Di masa PSBB Transisi ini Kota Kasablanka menawarkan program bertajuk Treat on Trip Makan Kenyang yang berlangsung selama satu bulan, mulai tanggal 15 Oktober sampai tanggal 15 November 2020. Dengan diberikan diskon sebesar 20 persen untuk biaya kirim hanya satu kali.

“Kami akan memanjakan lidah pelanggan, pengunjung. Pemesanan ini dapat dilakukan di berbagai restoran di Kota Kasablanka dengan cukup membayar biaya kirim satu kali. Plus potongan biaya kirim sebesar Rp 8000. Pengiriman hanya untuk wilayah DKI Jakarta saja,” tambah Agung.

Baca Juga :

Nantinya, dari berbagai kemudahan itu, sambung Agung, pelanggan dapat menghubungi Bianka dinomer whatsapp 081319450300 atau melalui tautan bianka.kotakasablanka.co.id. Selanjutnya, Bianka akan mengirimkan katalog berisikan informasi mengenai beragam menu. Konsumen cukup melakukan pemesanan minimal 1 menu serta melakukan proses pembayaran maka pesanan akan terkirim.

Sementara itu, lanjut Agung, sebelumnya dari segi traffick pengunjung di masa PSBB ketat di mal Kota Kasablanka mengalami penurunan sebesar 90 persen. Pada PSBB transisi ini masih mengalami penurunan sebesar 40 persen.

“Kalau sekarang sudah mulai ramai cuma kita tetap mengikuti aturan PPKUKM dari pemerintah terkait kapasitas pengunjung masuk ke mal yang masih dibatasi maksimal 50 persen pengunjung,” tandasnya.

Tak hanya itu, untuk akses parkir kendaraan roda dua dan empat di Kota Kasablanka juga masih dibatasi. Sekedar diketahui untuk kapasitas traffick di hari normal mencapai 150 ribu pengunjung, kini week day mencapai 80 ribu pengunjung.

Pada jam buka – tutup pun sampai saat ini masih dikurangi. “Sekarang jam buka Kota Kasablanka dari pukul 11.00 WIB – 21.00 WIB. Kenapa kita buat giat Makan Kenyang ini yaitu untuk mengakomodir 80 persen pengunjung lainnya itu,” tuturnya.

“Jadi hanya sampai dengan tanggal 15 November 2020, Makan Kenyang dengan potongan biaya kirim Rp8000. Setelah itu tidak ada lagi. Kita berharap November 2020 bisa normal tak ada pembatasan pengunjung masuk mal, jadi bebas masuk mal,” harap dia.

Sebab, lanjutnya, kebiasaan custumer di masa PSBB transisi ini mereka yang potensial custumer saja yang datang ke mal. “Yang pasti kalau datang belanja ya pasti makan juga,” ungkap Agung kembali.

Sebelumnya diberitakan mengenai vaksin COVID-19 nantinya akan diberikan pemerintah. Vaksin yang akan diberikan itu, sudah melalui tahapan uji klinis yang ketat disertai pengawasan dari lembaga otoritas milik pemerintah, maupun lembaga internasional yang mengurusi kesehatan.

“Vaksin adalah bentuk upaya pembuatan kekebalan tubuh untuk melawan penyakit. Ini adalah pencegahan agar masyarakat tidak perlu terpapar penyakit dahulu untuk menumbuhkan kekebalan tubuh atau imunitas,” terang Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 dr Reisa Brotoasmoro dalam keterangan pers perkembangan penanganan pandemi Covid-19 di Kantor Presiden sebagaimana disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (19/10/2020).

Pemerintah sendiri terang Reisa, mengadakan vaksin COVID-19 dengan mengembangkan sendiri Vaksin Merah Putih yang dilakukan Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman, kerjasama dengan negara-negara yang sedang mengembangkan vaksin. Pemerintah dalam pengembangan dan pengadannya pun sesuai pedoman dan saran Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), para ahli serta para ulama dan umara termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). (mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.