BPJAMSOSTEK Ceger Gencar Sosialisasikan Relaksasi Iuran

indopos.co.id – Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2020 (PP 49/2020) tentang Penyesuaian Iuran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Masa Pandemi COVID-19. Sejak diterbitkan PP tersebut Kantor Cabang BPJAMSOSTEK (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan)Jakarta Ceger gencar bersosialisasi kepada seluruh badan usaha binaannya.

Salah satu sosialisasi tersebut menyasar kepada 150 pemberi kerja atau badan usaha binaan BPJAMSOSTEK Jakarta Ceger, melalui webinar pada Senin (21/10/2020). ”Kami BPJAMSOSTEK ikut serta dalam program-program pemerintah yang berupaya melakukan pemulihan ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19. Salah satunya dengan penyesuaian iuran atau relaksasi iuran program Jamsostek (Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) bagi peserta BPJAMSOSTEK,” ujar Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Ceger Dani Santoso.

Dani berharap, dengan kebijakan relaksasi iuran tersebut dapat meringankan beban pemberi kerja dan peserta di masa pandemi. Menurut Dani, meski iuran didiskon hingga 99 persen, namun manfaat perlindungan program BPJAMSOSTEK tidak berkurang sedikitpun. ”Hak-hak perlindungan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan peserta tetap seperti biasanya,” cetus Dani.

Menurut Dani, momen relaksasi iuran tersebut juga merupakan kesempatan baik untuk mendaftar peserta BPJAMSOSTEK baru. ”Sebab iurannya menjadi sangat terjangkau, khususnya pekerja pada sektor informal atau bukan penerima upah. Karena hanya dengan Rp34 ribu rupiah peserta sudah mendapatkan perlindungan selama enam bulan,” ungkap Dani.

Baca Juga :

Dikatakan, sosialisasi tersebut dilaksanakan secara ”jarak jauh” demi mencegah dan menghentikan penyebaran COVID-19. ”Dalam memberikan informasi terkini tentang BPJAMSOSTEK di masa pandemi ini kami selalu mengutamakan protokol kesehatan,” ujar Dani.

Menurutnya, pemerintah melalui program-program di BPJAMSOSTEK terus memberikan kesejahteraan bagi para pekerja Indonesia. Selain relaksasi iuran, belum lama ini pemerintah menaikkan manfaat program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian), serta menghadirkan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja.(dni/mdo)

Baca Juga :

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.