Perekaman E-KTP Warga Panti Sosial Sempat Tertunda  

indopos.co.id – Lantaran sempat tertunda, akhirnya petugas Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) melakukan perekaman KTP Elektronik atau E-KTP bagi warga binaan Panti Sosial Tresna Werdha, Jakarta Selatan. Perekaman terhadap lansia terlantar itu sempat tertunda karena berstatus zona merah COVID-19. 
Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan, Abdul Haris menuturkan, warga binaan yang melakukan perekaman E-KTP kali ini sudah mendapat Nomor Induk Kependudukan (NIK) Dari Dinas Dukcapil DKI Jakarta. Hanya saja, karena situasi pandemi dan berstatus zona merah COVID-19, mereka belum melakukan perekaman.
“Selain itu dengan adanya instruksi kepada Dinas terkait peningkatan cakupan kependudukan dokumen untuk menunjang suksesnya pelaksanaan pemutakhiran data penduduk secara de-facto,” tukas Haris pada wartawan, Selasa (27/10/2020).
Salah satu dalam instruksi tersebut adalah adanya warga yang sudah usia 17 tahun ke atas namun belum memiliki KTP karena belum melakukan perekaman.
“Alhamdulilah sebelum ini kita telah mencetak sebanyak 78 KTP khusus untuk warga binaan yang berada di Gandaria Selatan, jadi kemarin mungkin sampai hari ini sebanyak 64 orang lagi. Kita tahu, KTP ini pintu awal dari segala urusan lain seperti KJS dan lainnya,” katanya.
“Jadi mereka yang pasti hari ini itu NIK sudah ada di datebase kita, tapi memang dia belum punya e-KTP karena belum melakukan rekaman,” katanya.
Haris menambahkan, pada kegiatan tersebut pihaknya menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dengan tidak mengumpulkan warga panti di satu ruangan, dan juga mengguakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir.
“Jadi 64 ini tidak dihadirkan di satu ruangan, tetapi akan dipanggil perenam orang untuk dilakukan perekaman, petugas kita juga hanya enam orang, jadi satu computer dipegang dua orang, kita juga meminta didampingi petugas kamar yang ada di panti,” tutupnya. (ibl) 
Baca Juga :

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.