Ini Kolaborasi Negara Sahabat tentang Kekayaan Rempah 

indopos.co.id – Seluruh warga dunia perlahan mulai bergerak dengan langkah “normal baru”. Dalam menjalankan aktifitasnya, mereka menggunakan perangkat digital untuk bekerja dan belajar online dari rumah.
Pada era industri 4.0 saat ini Yayasan Negeri Rempah akan mengadakan diskusi daring tahunan yakni Youth International Route on Spice Route 2021 (YIFSR 2021) secara daring.
Ketua Yayasan Negeri Rempah Kumoratih Kushardjanto menuturkan pada mulanya digelar kegiatan International Route on Spice Route (IFSR) 2020 agar fokus pada interkonektivitas para pakar berbagai bidang keilmuan dari berbagai negara yang hadir di ruang daring. “Baik sebagai peserta aktif di aplikasi Zoom Meeting ataupun peserta pasif di aplikasi Youtube,” ujar Kumoratih di Jakarta, Kamis (29/10/2020).
Rangkaian IFSR 2020 itu, sambung Kumoratih, adalah peluncuran ruang 3D virtual, Semesta Rempah, di www.negerirempah.org, yang juga bisa diakses secara gratis untuk publik mulai Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020 untuk versi awal (beta).
Kumoratih menambahkan, ruang digital ini adalah ruang kolaborasi berbagai pihak di seluruh Indonesia, yang kelak akan menjadi ruang kolaborasi negara sahabat terkait kekayaan rempah Nusantara. “Semesta Rempah ini menjadi ajang masa depan rempah kita, yang dapat melibatkan anak muda dengan visual dan narasi yang akurat tapi mudah dimengerti,” imbuhnya.
Hadir secara daring di peluncuran itu diantaranya pengelola museum yang menjadi peserta kolaborasi Semesta Rempah, yaitu Museum Bank Indonesia, Museum Nasional, dan Museum Samudera Raksa. Hadir juga beberapa anggota komunitas Jaringan Masyarakat Negeri Rempah, dari Palembang hingga Ternate, yang juga mengisi ruang 3D virtual ini dengan foto dan catatan kegiatan mereka selama beberapa tahun terakhir.
Dengan format 3D virtual juga, lanjutnya, Yayasan Negeri Rempah menyambut tahun 2021 dengan melibatkan generasi Y (lahir sebelum 1995) dan generasi Z (lahir 1995-2010). (ibl)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.