Sulawesi Tengah Rawan Bencana Dampak La Nina

indopos.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah menyatakan seluruh kabupaten dan kota di Sulteng rawan terjadi bencana akibat dampak fenomena alam La Nina.

“Kami tidak bisa memilah tingkat kerawanan bencana di setiap daerah karena data dari Badan Meteorologi da Klimatologi (BMKG) La Nina terjadi menyeluruh di semua daerah,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng Andy A. Sembiring di Palu, Rabu.

Baca Juga :

Oleh sebab itu, kata dia, seluruh relawan dan personel utamanya yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD kabupaten dan kota selalu siaga dengan ancaman bencana yang terus menghantui.

Pihaknya fokus terhadap ancaman bencana akibat efek La Nina di tiga daerah terluar di Sulteng yaitu Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.

Baca Juga :

“Kami memprioritaskan keamanan pergerakan setiap penumpang kapal dari dan menuju atau antarpulau di tiga kabupaten tersebut. Jika terjadi bencana, relawan dari daerah yang berdekatan dengan daerah yang dilanda bencana langsung turun membantu,” ujarnya.

BPBD Sulteng masih memiliki persediaan logistik yang cukup bagi korban bencana hingga Desember sehingga ia memastikan tidak akan ada korban bencana terlantar apalagi sampai tidak mendapat bantuan dari pemerintah.

Baca Juga :

“Terkait itu kami juga sudah meminta BPBD kabupaten dan kota agar menyarankan kepala daerahnya menerbitkan keputusan kepala daerah terkait siaga darurat bencana akibat La Nina sampai Maret 2021 sehingga bisa menggunakan aturan diskresi untuk menggunakan dana daerah,” tambah dia.

BMKG Pusat sebelumnya melaporkan bahwa puncak fenomena La Nina akan terjadi pada Desember 2020 sampai Februari 2021 sehingga perlu diwaspadai. (ant/rul)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.