Dana Otsus Tingkatkan Kualitas SDM Papua

indopos.co.id – Pemerhati Papua dan Politik Internasional, Prof. Dubes Imron Cotan menilai, dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua memberi dampak positif bagi Papua dan Papua Barat.

Pembangunan secara umum sangat signifikan, salah satunya peningkatan sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan. Hanya saja, dalam pendidikan perlu mendapatkan perhatian.

Baca Juga :

Dana Otsus Papua Efektif di Sektor Kesehatan

“Kita sangat menyayangkan adanya Papua yang satunya justru terlibat politik praktis seolah-olah Papua dan Papua Barat bukan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Seharusnya, mereka kan konsentrasi dalam belajar,” ujarnya saat menjadi narasumber pada webinar Moya Discussion Group: Unity In Diversity “Manfaat Otsus Bagi Pendidikan & Pengembangan Pemuda Papua, Jumat (6/11/2020).

Dalam hal ini, ia berharap dana yang diberikan pemerintah digunakan untuk belajar dengan baik. Meski begitu, sejumlah beasiswa melalui Kementerian Pendidikan Tinggi dengan program beasiswa Adik Papua terkontrol dengan baik.

Baca Juga :

Ia menyebutkan yang perlu mendapatkan pengawasan itu adalah pemberian beasiswa dari dana Otsus yang dikendali dari Pemda.

“Dana Otsus itu, entah seleksi pemberian pelajar Papua tepat sasaran atau seperti apa. Sebab, sebagian ada yang belum terima, bahkan putuskan untuk pulang kembali,” katanya.

Baca Juga :

Dubes menegaskan, untuk dana dalam bidang pendidikan sangat memadai. Hanya saja, distribusi perlu dipastikan tepat sasaran terutama aspek pengawasan.

Ia berharap untuk tahun anggaran 2021 dimulai lagi distribusi anggaran bagi empat sektor pembangunan.

“Mari kita siapkan generasi Papua dengan SDM yang mumpuni. Kalau tidak gunakan anggaran sesuai tujuan, maka tidak akan sampai yang diharapkan,” katanya.

Sebab, tantangan ke depan semakin berat. Maka tentu fengan SDM yang baik, para generasi penerus ini akan bisa turut serta memajukan dan membangun Papua.

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021, pemerintah menetapkan dana Otsus Papua dan Papua Barat sebesar Rp7,8 triliun. Selain itu, juga terdapat alokasi Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) sebesar Rp4,3 triliun untuk mempercepat penyediaan infrastruktur kedua provinsi tersebut.

Adapun total dana Otsus sejak 2002 untuk Papua dan Papua Barat sudah mencapai Rp126,99 triliun. Pemberian dana Otsus sebesar itu jelas berkontribusi signifikan bagi penerimaan daerah.(rmn)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.