Rutan Kelas I Cipinang Juara Tiga Kelola Media Sosial dan Website 

indopos.co.id – Digitalisasi pelayanan yang ditampilkan Rumah Tahanan (rutan) Kelas I Cipinang, dalam memberikan pelayanan, membuahkan hasil. Terbukti, mereka meraih juara ketiga dalam lomba pengelolaan media sosial dan website terbaik yang diadakan Kementerian Hukum dan HAM.

Lomba yang digelar Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) itu sendiri diikuti 1.020 UPT se-Indonesia. Rinciannya, juara satu Kantor Imigrasi kelas 1 khusus Soekarno Hatta, juara dua Kantor Imigrasi kelas II non TPI Kediri, Jawa Timur dan juara tiga Rutan Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur.

Baca Juga :

Karutan Kelas I Cipinang, Muhammad Ulin Nuha menuturkan, penghargaan yang didapat itu berkat pengelolaan media sosial dan website untuk informasi keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP). “Memberikan informasi ke masyarakat, keterbukaan informasi tentang pelayanan, juga program pembinaan yang sudah kami lakukan, bisa diterima masyarakat secara luas,” ujarnya, Sabtu (7/11/2020).

Selain informasi terkait WBP yang ditampilkan di website dan media sosial, kata Ulin, Rutan Kelas I Cipinang juga menyediakan Sisten Pelayanan Informasi Drive THRU Dan Kunjungan (Sipitung). Layanan tersebut untuk mendaftar dan menentukan jadwal kunjungan pihak keluarga saat membesuk kerabatnya. “Namun karena saat ini masih di masa pandemi, kunjungan belum bisa dilakukan,” katanya.

Ulin menambahkan, dalam pelayanan yang diberikan, pihaknya juga menyiapkan informasi mengenai hak WBP terkait CB (cuti bersyarat), PB (pembebasan bersyarat). Sehingga bagi WBP maupun keluarga bisa mengakses semua itu. “Masyarakat yang ingin mengajukan hak-hak keluarga binaan tak perlu datang ke rutan untuk mengambil formulir,” imbuhnya.

Ulin menjelaskan, lewat aplikasi tersebut, pihak keluarga cukup mengunduh formulir lalu di-print. Selanjutnya, formulir bisa diserahkan ke Rutan sehingga tidak perlu mengantre. “Harapannya kami bisa selalu memberikan pelayanan pd masyarakat dan juga warga binaan yg ada di rutan cipinang ini secara maksimal, itu adalah tugas kami selaku ASN (aparatur sipil negara),” tandasnya. (mdo) 

Baca Juga :

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.